Jakarta Street Chapter Ulas 5 Elemen Kultur Jalanan Ibu Kota

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 16 194 2092828 jakarta-street-chapter-ulas-5-elemen-kultur-jalanan-ibu-kota-3Sfj3X8RVB.jpg Seniman graffity, Zany (Foto: thefthingworld/Instagram)

Fashion tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Saat ini banyak sekali masyarakat Indonesia yang mulai mengadaptasi budaya fashion dan kultur dari negara asing. Terutama di Jakarta.

Melihat hal tersebut salah satu brand fashion ternama di Indonesia, The F Thing menggelar sebuah acara Jakarta Street Chapter (JSC).

 Fashion

Acara ini dikhususkan untuk para pencinta fashion dan streetwear di Jakarta. Hal ini pun dikemukakan langsung oleh Galuh Tathya selaku Head of Creative The F Thing World. Menurutnya, acara ini mengulas tentang street culture di Jakarta secara mendalam.

“Jakarta Street Chapter ini adalah konten video baru dari The F Thing yang membahas tentang street culture di Jakarta. Elemennya ada lima yang dibahas, itu ada musik, streetwear, art, sport dan event. Hostnya ada dua di setiap episodenya, tuantigabelas rapper terkini, dan HS Tjokro,” ungkap Galuh saat ditemui Okezone di Hatchi, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Agustus 2019.

Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai steet culture di Jakarta yang sebenarnya. Pasalnya setiap street culture memiliki banyak elemen yang menarik dan layak untuk dibahas.

“Tujuannya itu sebenarnya supaya memperkenalkan street culture di Jakarta, karena selama ini orang banyak ngomongin tapi belum ada yang benar-benar membahas street culture itu elemennya apa, kenapa bisa nge-tren dan segala macam. Generation z dan milenial,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Galuh mengatakan untuk lebih memberikan edukasi mengenai street culture yang sebenarnya, terdapat banyak sekali pembicara yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya untuk memberikan edukasi mengenai street style.

“Di sini speakernya 10-11, all about street style. Harapannya, kita semacam Pioneer karena langsung benar-benar membahas mengenai street culture. Jadi kita berharap ke depannya mungkin kayak Bandung street chapter atau apa. Karena tren ini enggak pernah mati,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini