nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Patung Bung Karno dan Air Mancur Menari Siap Hiasi Stasiun Tawang!

Jum'at 16 Agustus 2019 12:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 16 406 2092699 patung-bung-karno-dan-air-mancur-menari-siap-hiasi-stasiun-tawang-ebW2TkjpYO.jpg Stasiun Tawang semakin berbenah (Foto: Trip Advisor)

PT Kereta Api Indonesia siap mengembangkan Stasiun Tawang, Semarang, menjadi kawasan pariwisata. Salah satu infrastruktur yang akan dibuat untuk mendukung upaya itu adalah pembangunan air mancur menari setinggi 100 meter.

 Patung Bung Karno

Kepala KAI Daerah Operasi IV Semarang Huda Santoso mengatakan, kawasan Stasiun Tawang akan diarahkan ke pengembangan pariwisata yang dilengkapi patung Bung Karno dan air mancur menari setinggi 100 meter. Dengan demikian maka lahan di lokasi stasiun berpotensi untuk jadi tempat pengembangan hotel, restoran, dan mal.

“Ke depannya Stasisun Tawang tidak hanya menjadi stasiun. Namun juga kawasan pariwisata dan bisnis. Harapannya pengunjung tidak hanya penumpang, tetapi bisa 2-3 kali lipat,” katanya beberapa waktu lalu.

Seperti dilansir Solopos, Stasiun Poncol juga akan disulap menjadi Cinema City yang dilengkapi pusat makanan dan hiburan. Ke depan stasiun bukan hanya untuk naik dan turun penumpang kereta. Namun juga jadi sarana rekreasi.

Huda mengatakan, pada tahun ini KAI diharap dapat melakukan MoU dengan perusahaan mitra, sehingga pengembangan Stasiun Tawang dan Poncol dengan wajah baru dapat dimulai 2020. Proses konstruksi diperkirakan memakan waktu 2-3 tahun.

KAI memang sedang menawarkan aset lahannya seluas 252,47 ha untuk dikembangkan menjadi proyek properti bersama pihak mitra. Di antaranya ialah sejumlah aset lahan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Corporate Deputy Director of Assets Development KAI Suharjono mengungkapkan, di Daops IV Semarang ada sekitar 14 lokasi yang potensial dikembangkan, mulai dari Semarang, Tegal, Pekalongan, hingga Kudus. Di Daops V Purwokerto, ada sekitar delapan lokasi yang menarik di Purwokerto, Wonosobo, Cilacap, dan Bumiayu. Sedangkan di Daops VI Yogyakarta, terdapat 8 titik lahan potensial di Magelang, Solo, Sragen, Yogyakarta.

Di Semarang, dua proyek yang menjadi fokus ialah kawasan Stasiun Tawang dan Poncol, yang terintegrasi dengan wisata Kota Lama.

Di Tawang, KAI bahkan mengonsep pengembangan area kontainer dan pengangkutan logistik dari stasiun ke Pelabuhan Tanjung Emas.

“Bentuk properti nantinya bisa bermacam-macam, hunian, mal, apartemen, tempat wisata, atau area pergudangan. Yang jelas untuk kawasan heritage kita tetap menjaga nilai otentiknya,” tuturnya

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini