nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rela Bantu Skripsi Pacar Malah Diselingkuhi, Jadi Jomblo Deh!

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 17 Agustus 2019 16:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 17 196 2093245 rela-bantu-skripsi-pacar-malah-diselingkuhi-jadi-jomblo-deh-doJqPS9XST.jpg Membantu pacar mengerjakan skripsi (Foto: NY Senate)

Ada alasan mengapa seseorang tetap memilih ingin sendiri alias jomblo. Mungkin ia pernah memiliki pengalaman yang tak menyenangkan pada masa lalu.

 Akhirnya Lala menjomblo

Karmela misalnya. Di usianya yang kini hampir kepala tiga, dia masih jomblo. Sedangkan teman-teman dan saudara sebayanya banyak yang sudah menikah, hingga memiliki anak.

"Pastinya banyak yang kepo sama kehidupan aku. Pacarnya mana lah, ini lah, itu lah. Ya aku ketawain aja," kata Lala pada Okezone, Sabtu (17/8/2019).

Perempuan yang akrab disapa Lala ini juga tidak terlalu ambil pusing dengan status teman-teman dan saudaranya yang sudah tidak sendiri lagi. Lalu, kenapa Lala masih menjomblo? Apakah dia trauma dengan laki-laki?

"Sebenarnya bukan trauma, sih. Tapi lebih selektif aja sama laki-laki yang mau dijadikan pasangan karena aku udah gak mau pacaran. Pinginnya langsung nikah aja. Capek pacaran terus. Nambah dosa," kata Lala.

Dia menceritakan pengalaman tidak menyenangkan pada masa lalunya, hingga membuat Lala akhirnya seperti ini. Lebih selektif dalam memilih laki-laki. Padahal, wajahnya cantik dan banyak yang menyukainya.

Berawal dari saat Lala masuk salah satu Universitas di Bandung, Jawa Barat. Secara detail, dia menolak untuk menyebutkan lokasi dan tahun di mana kuliah dulu.

Menginjak semester dua, dia dekat dengan salah satu teman seangkatnya, namanya Ardi (bukan nama sebenarnya). Kurang lebih lima tahun mereka berpacaran. Tapi selama lima tahun ini memang tidak mulus, sempat putus nyambung.

"Putus nyambung. Tapi gak tahu kenapa baliknya sama dia lagi. Padahal waktu itu aku lagi deket sama laki-laki lain."

Hingga pada suatu hari Lala selesai untuk tugas akhirnya, dan lulus dari kampusnya dengan nilai yang sangat memuaskan. Sedangkan Ardi, masih menuyusun skripsi.

Lala dan keluarga Ardi sudah lumayan dekat. Hingga Ibunya Ardi meminta tolong pada Lala, untuk membantu menyelesaikan tugas akhir anaknya yang masih berantakan.

Sebab merasa kasihan dan percaya pacarnya ini akan menikahinya setelah lulus kuliah nanti, Lala pun membantu Ardi menyusun skripsi.

"Ibunya minta aku buat bantu anaknya beresin skripsi. Ya, udah aku bantu aja karena dia (Ardi) ini emang kebanyakan main, jadi skripsinya gak beres-beres. Harusnya dia lulus bareng aku. Semua buku-buku yang dia gak punya aku kasih pinjem," ujar Lala.

Singkat cerita, waktu pun berlalu. Akhirnya Ardi lulus sidang skripsi di tahun berikutnya, setalah Lala wisuda.

Tiba-tiba Ardi menghilang begitu saja dari Lala. Tepatnya beberapa minggu setelah Ardi dinyatakan lulus dari sidang skripsinya. Lala panik, karena takut terjadi sesuatu dengan Ardi.

"Ya aku panik. Sebelumnya dia ngeluh lagi sakit. Akhirnya aku telpon kakaknya. Dan kakaknya juga bantu aku buat cari adiknya itu."

Dan Ardi pun tetap menghilang. Telepon dan pesan singkat Lala juga tidak pernah dibalas. Hingga akhirnya, Lala mendapatkan pesan dari Ardi di direct massenger Facebook.

"Dia bilang pengen sendiri dulu. Aku juga gak paham maksudnya. Hmm..yaudah akhirnya aku cuekin dia aja. Sekitar dua bulan kemudian, eh dia malah jadian sama orang lain. Dari situ aku gak mau tahu tentang dia lagi, lebih memilih ikhlas dan menerima semuanya."

Lala pun akhirnya pasrah dan bersyukur karena Ardi bukan jodohnya. Meski hubungannya terjalin selama lima tahun, kenangan indahnya begitu banyak dan berakhir disia-siakan, Lala tidak patah semangat.

Memilih mengambil hikmah apa yang sudah dilalui dengan Ardi. Kini Lala membuktikan jika dia lebih baik dan sukses dibanding mantan kekasihnya itu.

"Aku bisa buktiin sekarang. Bukan mau sombong, ya. Hidupku lebih baik dari segi karir. Sedangkan Ardi? Aku gak tahu dan nggak mau tahu dia sekarang gimana kabarnya. Tapi tetep masih ada aja yang laporan sama aku tentang dia. Aku tetep gak peduli. Kalau ada yang benar-benar suka sama aku, ya silakan nikahi aku. Bukan pacaran karena bukan umurnya lagi buat main-main," katanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini