nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Penyelam Bentangkan Bendera 74 Meter di Bawah Laut Papua Barat

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 17:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 18 406 2093486 10-penyelam-bentangkan-bendera-74-meter-di-bawah-laut-papua-barat-RE4Epolg8S.jpg Pengibaran bendera Merah Putih di perairan Papua Barat (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

Sebanyak 10 orang penyelam yang berasal dari Makassar, Tidore, Maluku Utara, Seram Bagian Timur, Maluku dan Fakfak, dan Papua Barat, membentangkan bendera merah putih di dasar laut.

Para penyelam memperingati HUT ke-74 RI, dengan membentangkan bendera merah putih, di bawah laut Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

 Pengibaran bendera

Kegiatan yang dipusatkan di Teluk Mamburuni (Jalan Baru), Fakfak, ini didukung oleh pemerintah setempat, TNI, Polri dan Relawan Konservasi Handal, juga Basarnas Fakfak.

Ketua Tim Penyelam, Prayogo Prastyo Bagus Kusuma, panjang bendera disesuaikan dengan usia kemerdekaan Indonesia, yakni 74 tahun.

"Sengaja dipilih pada kedalaman 8 meter sesuai bulan kemerdekaan. Agenda ini sekaligus sebagai wujud rasa cinta dan mempertahankan nilai-nilai sejarah, dalam perjuangan, khususnya pahlawan lokal saat pembebasan Irian Barat," kata Prayogo penyelan Makassar ini kepada Okezone Minggu (18/8/2019).

 Bendera di laut

Menurut Yogo -sapaan Prayogo, kondisi laut Fakfak, saat pembentangan tersebut cukup baik dengan kejernihan sehingga jarak pandang tidak terlalu bermasalah, meski saat ini di Fakfak sedang musim hujan.

Anggota Mapala Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu menyebutkan, komitmennya para penyelam, untuk membantu pemerintah daerah dalam hal pengurangan pencemaran lingkungan.

 Bendera di laut

Apalagi, Pemerintah RI telah menetapkan Papua Barat merupakan provinsi konservasi yang di dalamnya adalah Kabupaten Fakfak yang memiliki kawasan konservasi di Teluk Nusalasi Vanden Bos dan Berau Fakfak.

"Sehingga agenda yang baru pertama kali dilakukan di Fakfak ini, bisa mengajar masyarakat untuk lebih melindungi kebersihan dan ekosistem laut," ungkap Yogo.

Usai membentangkan, bendera tersebut lalu dinaikkan kembali ke permukaan, hingga tampak memanjang di permukaan laut yang berhadapan dengan Pulau Panjang.

Yogo menyebutkan rasa terima kasih pada semua komponen yang mendukung termasuk antusiasme masyarakat Fakfak dalam memberi dukungan bentang bendera tersebut.

 Bendera di laut

Meski sebelumnya seringkali membentangkan bendera di bawah laut, Yogo menyebutkan kali ini adalah bendera terpanjang yang dibentangkannya bersama tim penyelam.

"Ini yang paling panjang kami bentangkan setiap kali menyelam ke dasar laut," sebut Yogo.

Sementara, Penjabat Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Fakfak, Untung Tamsil mengatakan, pihaknya merasa terpanggil bersama-sama memeriahkan HUT ke-74 RI, sekaligus menggandeng relawan Konservasi Laut Handal dalam kegiatan tersebut.

"Ini juga merupakan komitmen Bupati Fakfak, Muhammad Uswanas, untuk mendukung Kabupaten Fakfak sebagai kawasan konservasi," ujar Untung.

Pihaknya juga berharap, Laut Fakfak tetap terjaga agar produksi ikan melimpah. Dengan momentum ini, juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menjaga kebersihan laut, untuk masa depan sumber pangan di Fakfak.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini