nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Nyata Betapa Sakitnya Cinta, Suka Cewek dari SD Jadiannya Sama Sahabat Sendiri

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 14:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 19 196 2093825 kisah-nyata-betapa-sakitnya-cinta-suka-cewek-dari-sd-jadiannya-sama-sahabat-sendiri-VoOxVAqhFq.jpg Ilustrasi patah hati (Foto: N-lightenment)

Jomblo? Kata satu ini memang sudah tidak asing lagi di sekitar kita. Jomblo biasanya diartikan dengan orang yang masih lajang atau belum memiliki pasangan. Cerita para Jomblo cukup beragam dan menarik, loh. Kadang pengalaman mereka bisa jadi inspirasi, atau jadi bahan candaan yang sebenarnya itu hal menyakitkan. Duh, terkadang sakitnya cinta memang tak tergambarkan.

Salah satu kisah sakitnya cinta adalah cerita nyata pria asal Bandung, Muhammad Fariz. Dia menceritakan pengalaman menariknya kepada Okezone, yaitu menjadi jomblo yang memperjuangkan seorang perempuan idamanannya yang dia taksir sejak masih di bangku Sekolah Dasar (SD).

Perempuan cantik ini bernama Indah. SD mereka berbeda, tapi jarak sekolahnya cukup berdekatan. Nah, dari situlah Fariz mulai tertarik dengan Indah.

Menurutnya, saat itu Indah sangat menggemaskan. Walau tubuhnya cukup berisi, tapi dia cantik dan membuat Fariz begitu menyukainya. Sesekali, Fariz selalu melirik-lirik Indah dari kejauhan. "Walau SD-nya beda, tapi tetanggaan. Jadi tiap hari saya bisa lihat Indah," katanya.

Waktu pun berjalan. Indah dan Fariz sudah tidak dipertemukan lagi, karena mereka melanjutkan sekolah di daerah berbeda saat dihubungi Okezone. 2007 tiba-tiba Fariz bertemu lagi dengan Indah. Saat itu, Fariz kelas 1 SMK dan Indah baru 2 SMP. Mereka pun saling menyapa dan bertukar nomor telepon.

"Waktu itu ketemu lagi sama Indah. Wah! Seneng banget. Apalagi sekarang dia lebih cantik. Badannya juga gak kayak dulu, hehe.." ujar Fariz

Hubungan mereka pun kian lama kian dekat, hingga berbulan-bulan lamanya. Fariz yang sedari awal sudah menyukai Indah, merasa yakin Indah juga memiliki perasaan yang sama padanya. Dia tak menyangka semua akan berakhir dengan sakitnya cinta.

Suatu malam di bulan Mei 2008, Fariz memutuskan untuk menyatakan perasaannya pada Indah, melalui SMS. Dengan penuh percaya diri, Fariz yakin kalau Indah akan menerimanya. Tapi ternyata, jawabannya tidak sesuai ekspektasi. Indah menolaknya karena suatu alasan. Meski sudah ditolak, tapi Fariz masih tetap gigih ingin mengambil hati sang pujaannya ini.

Tiba-tiba, esok satu hari setelah Fariz menyatakan cintanya. Ternyata Indah sudah memilih teman satu SMP-nya, yang selama ini Fariz tidak pernah menyangka kalau Indah juga sedang dekat dengan yang lain.

"Sedih sudah pasti. Cinta saya ditolak, lalu saya tuangkan menjadi lirik lagu. Karena saya memang suka musik. Ya, Indah jadi inspirasi saya saat itu," kata Fariz. 

Ketika Facebook mulai booming, sekitar tahun 2009 tidak sengaja Fariz menemukan akun milik Indah. Meski ragu untuk meminta pertemanan dengan Indah di jejaring sosial ini, tapi Fariz tetap mengirimkan notifikasi tersebut.

"Sebenarnya, saya masih suka. Gak tahu kenapa, padahal udah pernah ditolak. Itu juga kan dulu banget," kata pria berprofesi sebagai Music Director ini.

Untuk mendapatkan perhatiannya, Fariz pun sesekali ke rumah Indah. Mengantar jemputnya ke tempat di mana Indah bekerja di salah satu perusahaan keuangan saat itu.

Fariz tetap gigih mendapatkan Indah. Dia berharap jika kali ini Indah akan menerimanya karena Fariz sudah banyak berkorban. Hingga suatu hari, Fariz memberikan kejutan ulang tahun pada Indah. Memberikan kue cokelat dihiasi lilin-lilin cantik, memberi sketsa foto wajah Indah, hingga membuatkannya lagu khusus untuk sang pujaan hati.

"Waktu itu saya dibantu teman namanya Chandra untuk memberikan kejutan ke Indah. Waktu itu Indah seneng banget! Saya yakin kali ini bakal diterima," tuturnya.

Mereka pun semakin dekat, dan Chandra pun ikut andil dalam proses kedekatan mereka. Hingga suatu hari, Fariz tidak bisa mengantar Indah pulang ke rumahnya karena harus mengerjakan sesuatu. Dan akhirnya Chandra yang mengantar Indah. "Terus, temen saya cerita kalau dia disangka sama ibunya Indah adalah pacaranya. Duh..saya agak jengkel sih waktu itu."

Lambat laun, ternyata Chandra dan Indah ternyata juga semakin dekat. Hingga akhirnya mereka berdua yang menjalin hubungan lebih dari sekadar teman.

"Iya, teman saya ini malah yang jadian sama Indah. Padahal saya kan yang sudah berkorban yang suka duluan. Dari SD loh saya suka sama Indah. Tapi malah teman saya yang dapet hatinya Indah," kata Fariz.

Hingga kini, Fariz masih melajang alias Jomblo. Setelah sekian lama putus harapan dengan Indah, Fariz mencoba move on. Beberapa kali dia mendekati perempuan lain. Tapi hasilnya tetap nahas, selalu ditolak atau Fariz yang ragu akan perempuan yang didekatinya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini