nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seksolog Ungkap Faktor Penyebab Perilaku Seks Menyimpang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 17:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 19 196 2093877 seksolog-ungkap-faktor-penyebab-perilaku-seks-menyimpang-YETFy0gpma.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Setiap manusia memiliki fantasi seks yang berbeda antara satu dengan lainnya. Namun, apabila tidak bisa dikontrol dengan baik, maka fantasi seksual tersebut akan berujung pada prilaku seks yang menyimpang.

Alhasil kontrol diri disertai dengan edukasi seks yang baik dan benar wajib dilakukan agar seseorang tidak terjerumus pada prilaku seks yang menyimpang. Hal ini pun dibenarkan oleh Seksolog, Zoya Amirin.

 Laki-laki dan perempuan

Menurutnya penyimpangan seks bisa terjadi kepada siapa saja, namun sebagian besar penyimpangan seksual dialami oleh kaum Adam. Faktor penyebabnya pun beraneka macam, salah satunya karena trauma atau ketidakmampuan dalam melakukan penyesuaian seksual.

“Faktornya macam-macam, tapi paling banyak adalah karena trauma maupun ketidakmampuan melakukan penyesuaian seksual. Oleh sebab itu sangat penting adanya seks edukasi di mana seorang individu dimana usia perkembangan biologisnya tidak sejalan dengan perkembangan psikoseksualnya,” terang Zoya, saat dihubungi Okezone baru-baru ini.

Lebih lanjut, kecenderungan seseorang melakukan perilaku seks yang menyimpang bukan hanya karena trauma dan ketidakmampuan dalam melakukan penyesuaian seksual saja.

Masih ada beberapa hal kecil lainnya seperti rasa kecewa dan patah hati yang berujung pada perilaku seks yang menyimpang.

“Selain itu ada hal kecil lainnya seperti, tidak mampu mengatasi rasa kekecewaan, ditolak cintanya, terjadi kekerasan pada dirinya tapi tidak mendapatkan pertolongan psikologis yang semestinya. Masalah lain yakni terjadinya kejahatan seksual atau melihat kejahatan seksual, maupun hal lain yang bisa menyebabkan trauma psikologis,” lanjutnya.

Apabila beberapa faktor tersebut tidak dapat dikelola dengan baik, maka akan membuat seseorang menjadi tidak memiliki kemampuan sosial.

Jika hal ini terjadi maka seseorang memiliki potensi kegagalan untuk menjalin hubungan asmara dan hubungan seks yang sehat dengan individu lain.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini