nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gabungkan Fashion dengan Arsitektur, Rinaldy A Yunardi Ciptakan Karya Instagramable

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 21:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 20 194 2094461 gabungkan-fashion-dengan-arsitektur-rinaldy-a-yunardi-ciptakan-karya-instagramable-NfIekqe9Cs.jpg Pameran Karya Kita. (Foto: Okezone)

BICARA arsitektur tak melulu identik dengan bangunan gedung atau rumah mewah. Para arsitek serta fashion designer, ternyata bisa menggabungkan karyanya lewat instalasi seni yang cantik.

Kolaborasi itu dituangkan dalam pameran "Karya Kita" yang dihelat mulai 17-25 Agustus 2019. Hasilnya Instagramable banget, sehingga kaum milenial sengaja mampir untuk foto-foto.

Dalam satu tempat, bisa ada sederet karya para kolaborator komunitas industri kreatif. TACO Group menggandeng ART DEPT ID (Amalia Wirjono) bersama dengan Byo (Tommy Byo), Kacapatris (Patricia Untario), Rinaldy A Yunardi.

Selain itu, ada Sejauh Mata Memandang (Chitra Subyakto), Eko Bintang, Kolek (Veronica Arviana & Jeffry Lamin Widjaja), Person A Person (Cempaka Surakusumah & Amelia Adysaputra), serta Ryan Tandya.

Kemudian menyatu dan menjadi satu kesatuan yang kuat lewat Mosaic of Diversity.

Exhibition Director dan Scenographer Pameran Karya Kita Felix Tjahyadi mengatakan, pameran ini berawal dari semangat, keinginan dan dorongan untuk terus berkarya bersama-sama. Ide atau gagasan tersebut telah menjadi wacana sejak beberapa tahun lalu.

"Kami menyajikan contoh kemungkinan, proses, hingga hasil dari buah karya para kolaborator, yang tergabung di dalam pameran ini. Desain instalasi pameran menggambarkan efek riak dari hasil sebuah ide yang dilemparkan," ucap Felix ditemui di Senayan City, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Secara grafis dan karakter, prinsip dari pameran berupa pecahan yang beraneka ragam. Kemudian menyatu dan menjadi satu kesatuan yang kuat lewat Mosaic of Diversity.

 Kalau ditelisik lebih jauh, ada juga penggambaran semangat Bhinneka Tunggal Ika, menjadi esensi dalam merancang sebuah karya. Di dalamnya melibatkan orang-orang dengan latar belakang yang berbeda yang bersatu dalam kreasi.

Salah satu instalasi paling unik adalah tumpukan botol plastik yang sudah menjadi sampah, digantung serta dibentuk di satu area. Rupanya Sejauh Mata Memandang kembali memamerkan "Laut Kita", yang merupakan bentuk kampanye stop penggunaan plastik sekali pakai.

Salah satu instalasi paling unik adalah tumpukan botol plastik yang sudah menjadi sampah, digantung serta dibentuk di satu area.

Founder and Creative Director Sejauh Mata Memandang (SMM) Chitra Subyakto menjelaskan, Indonesia negeri bahari yang indah. Namun keindahan alam lautnya mulai terganggu, karena tercemar oleh sampah plastik.

"Kami memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, akan pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga lingkungan," ucapnya.

Juga dengan karya aksesoris mewah Fashion Art Accessories Designer Rinaldy A Yunardi. Walaupun sudah mendunia, dia mau bergabung memamerkan karya yang autentik.

“Dalam merancang aksesoris, saya tidak pernah berpikir ke depan harus bagaimana. Apalagi sampai berpikir karya saya diterima oleh pasar internasional," imbuhnya.

Co Founder & CEO Delution Enterprise Muhammad Egha mengapresiasi adanya kolaborasi ini. Lewat pameran ini, diharapkan segala jenis produk desain interior bisa membumi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini