nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bioskop XXI TIM Tutup, Netizen Curhat Kenangan Jalan Bareng Gebetan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 09:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 406 2094142 bioskop-xxi-tim-tutup-netizen-curhat-kenangan-jalan-bareng-gebetan-D9YBEmDZRm.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GEDUNG Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat akhirnya ditutup. Izin bioskop yang tidak diperpanjang, menjadi alasan utama bioskop tersebut harus menghilang.

Beberapa sumber juga menjelaskan, bangunan bioskop tersebut mesti dibongkar akibat imbas perluasan Gedung Bhakti Budaya yang akan ditingkatkan kapasitasnya, dari semula 800 tempat duduk menjadi 2.000 kursi.

Sebagai bentuk mempertahankan pertunjukan seni film di kawasan TIM, pihak pengelola berniat untuk menyediakan fasilitas untuk film, sinematografi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari seni lainnya, seperti seni teater, seni tari, seni sastra, seni rupa, dan seni musik.

Perlu Anda ketahui juga, proses revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Jakarta Pusat ini memakan biaya hingga Rp1,8 triliun dan dimulai sejak pertengahan 2019 dan direncanakan selesai pada 2021.

 bangunan bioskop tersebut mesti dibongkar akibat imbas perluasan Gedung Bhakti Budaya

Terlepas dari sudah kosongnya bioskop XXI TIM, di media sosial isu ini berkembang luas. Beberapa netizen menyayangkan kejadian tersebut, ya, salah satunya tempat tersebut dianggap sebagai lokasi yang menyimpan kenangan indah.

Dalam kesempatan ini, Okezone coba merangkum beberapa kisah netizen yang merasa sedih harus berpisah dengan XXI TIM Jakarta Pusat. Bagaimana kisahnya?

Kisah pertama datang dari akun Instagram @realtamiii. Dalam Instastory-nya, netizen ini menjelaskan kalau dirinya sempat ditahan pihak bioskop karena dianggap terlalu muda untuk menyaksikan salah satu film yang tayang di sana.

"Sedih bioskop TIM tutup. Tempat nonton pertama bareng mas pacar waktu belum jadian. Dan yang paling berkesan adalah gue pernah dimintain KTP sama mbaknya waktu mau nonton film yang nggak dewasa-dewasa amat. Karena nggak bawa KTP, sempat kesal sama mbaknya karena dia tidak mau gue tunjukin ID Card doang (smile). Untung akhirnya boleh setelah perdebatan unfaedah," terangnya.

Mengetahui hal tersebut, Okezone coba mengklarifikasi cerita Tami dan meminta detail kisahnya.

Tami menjelaskan, waktu itu mau nonton film yang ada adegan kekerasannya, jadi dimintain KTP. Kebetulan dia tidak membawa KTP, tapi bawa ID kantor. Perdebatan pun terjadi karena si mbak bioskop tidak terima kalau Tami hanya memberikan ID kantor.

"Aku bilang ke mbaknya, 'mbak logikanya kalau saya sudah punya ID dan sudah bekerja, artinya umur saya sudah di atas 17 tahun. Lalu dikasih deh tiketnya. Kocak banget," ungkap Tami lewat pesan singkat, Selasa (20/8/2019).

Di lain sisi, akun Instagram @adisty_adys juga coba menceritakan kisahnya mengenang bioskop TIM ini. Di dalam kolom komentar akun @jktinfo, Adisty menceritakan kalau dirinya punya banyak kisah mengenai tempat tersebut.

"Pertama, diajak nonton pertama kali sama cowok gebetan di Jakarta di sini. Kedua, kenangan sama mantan niat balikan juga di sini meski nggak jadi balikan. Terus, berantem sama gebetan ditinggal balik juga di sini. Ada lagi, pesan tiket salah tanggal, sudah gitu songong usir orang. Ah, TIM kenapa sih? Kamu meninggalkan daku di saat sudah banyak rasa yang tertinggal, ea," ungkap Adisty.

Ada juga cerita dari @ramadoir yang mana dia menjelaskan, sudah 5 tahun 'bersahabat' dengan bioskop TIM ini. Dalam proses panjang itu, Rama juga mengaku sudah gonta-ganti bawa cewek ke sana.

"History sudah 5 tahun saya melihat gedung ini dan gandeng 5 cewek berbeda di bioskop ini. Wong kampusnya di belakang. Icikiwwwirr," tulisnya.

So, Anda juga punya cerita mengenai bioskop TIM ini?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini