nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lupa Lepas Gigi Palsu saat Operasi, Ini Derita yang Dialami Pria Malang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 12:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 20 481 2094181 lupa-lepas-gigi-palsu-saat-operasi-ini-derita-yang-dialami-pria-malang-cxZnTvqOf6.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Setiap orang yang ingin melakukan operasi, sebaiknya mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Selain itu, apabila Anda menggunakan gigi palsu ada baiknya untuk melepasnya terlebih dahulu. Jika tidak, maka mimpi buruk akan menghantui Anda.

Seperti kisah seorang pria pensiunan tukang listrik di Inggris, sebut saja Jack. Ketika hendak operasi dirinya lupa memberitahu dokter bedah bahwa ia menggunakan gigi palsu. Singkat cerita enam hari setelah sebuah benjolan jinak diangkat dari perutnya, ia kembali dilarikan ke ruang gawat darurat.

 Dokter bedah

Dia mengeluh mengeluarkan darah di mulut, kesulitan menelan, dan rasa sakit begitu kuat sehingga dia tidak bisa mengonsumsi makanan padat. Setelah memeriksa adanya riwayat masalah paru-paru, para dokter berasumsi pria tersebut menderita infeksi paru-paru.

Alhasil para dokter pun meresepkan obat kumur dan antibiotik dan memberikannya surat berobat jalan. Namun, dua hari kemudian Jack muncul lagi ke rumah sakit karena gejalanya yang semakin memburuk. Ia juga bahkan tidak bisa menelan obat-obatan yang diresepkan dokter.

“Dia juga merasa sesak napas, terutama ketika berbaring dan tertidur,” tutur Harriet Cunniffe seorang ahli bedah telinga, hidung dan tenggorokan di NHS University Hospital di Yarmouth.

Dokter UGD mengira Jack mengalami pneumonia yang disebabkan oleh menghirup makanan atau asam lambung ke paru-paru dan memasukkan Jack ke rumah sakit.

Sebagaimana dilansir Asiaone, Selasa (20/8/2019) saat itulah nasendoskopi dilakukan oleh paramedis. Kamera serat optic di ujung tabung dimasukkan melalui lubang hidung. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sebuah benda besar setengah lingkaran menutupi pita suaranya.

“Saat menjelaskan hal ini kepada pasien, terungkap bahwa giginya telah hilang selama operasi dilakukan delapan hari sebelumnya dan menyisakan pelat logam dan tiga gigi depan,” lanjut Cunniffe.

Kasus seperti termasuk febomena yang jarang terjadi dalam dunia medis. Terbukti dalam 15 tahun tercatat ada 83 kasus serupa terjadi di Inggris.

Lebih lanjut ia mengeluh mengalami luka seperti melepuh pada tenggorokannya pada saat mendapatkan tindakan untuk yang kelima kalinya ke UGD. Tenggorokannya seakan dikelilingi oleh luka seperti terbakar dan di saat itu pula dirinya membutuhkan tranfusi darah.

Pada operasinya yang keenam, dokter menemukan arteri yang sobek dan terpaksa melakukan operasi darurat sekali lagi. Hal ini dilakukan karena Jack tampaknya lupa memberitahu sang dokter mengenai pelat giginya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini