Akhirnya, Pasangan Penguin Homo Ini Berhasil Adopsi Telur

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 20 612 2094147 akhirnya-pasangan-penguin-homo-ini-berhasil-adopsi-telur-twQkjEOAHY.jpg Ilustrasi Penguin Raja. (Foto: Pixabay)

SEBUAH pemandangan unik terlihat di Kebun Binatang Berlin. Sepasang penguin raja homo berhasil mewujudkan impiannya untuk menjadi orangtua bagi keturunannya. Keinginannya tersebut terwujud, setelah mengadopsi sebuah telur terlantar.

Sebagaimana dilansir VT, pasangan penguin homo bernama Skipper dan Ping pernah berusaha menetaskan beraneka benda demi mendapatkan keturunan. Mulai dari batu hingga ikan kecil, mereka erami dengan tujuan ingin menjadi orangtua.

Namun, semua harapan mereka terwujud ketika seekor penguin betina tunggal yang ada di kebun binatang menunjukkan ketidakminatannya untuk mengerami telur. Ia akhirnya meninggalkan begitu saja telur tersebut di lantai kandangnya.

Menurut Karyawan Kebun Binatang, Norbert Zahmel, Skipper dan Ping ternyata dengan mudah menerima telur tersebut untuk dierami.

“Kami hanya harus meletakkannya di kaki salah satu dari mereka, dan ia pun sudah tahu apa yang harus dilakukan,” tutur Zahmel.

Zahmel pun menjelaskan bahwa kebun binatang tempatnya bekerja belum pernah menyambut penetasan seekor anak penguin pun sejak 2002.

Oleh sebab itu, apabila penetasan yang dilakukan oleh Skipper dan Ping berhasil, maka akan menjadi sebuah hal yang besar di kebun binatang. Skipper dan Ping bakal menjadi orangtua penguin dengan kelamin yang sama untuk pertama kalinya.

Sebagaimana diketahui, kasus penguin homo bukanlah sebuah hal yang baru. Di Kebun Binatang London dan Dingle Oceanworld Aquarium Irlandia bahkan memiliki mayoritas penguin homo. Delapan dari 14 penguin gentoo digabungkan dengan pasangan dari jenis kelamin yang sama.

Juru Bicara Kebun Binatang, Maximilian Jager mengatakan bahwa kedua penguin itu (Skipper dan Ping) adalah orangtua yang patut dicontoh. Mereka bergiliran menjaga telur agar tetap hangat dengan menukarkannya di antara kaki mereka dan meringkuk di bawah kantong telur yang dirancang khusus.

Di alam liar kantong ini sangat penting dalam mengisolasi embrio dari musim dingin Antartika yang keras. Tetapi di Berlin, kantung telur ini berfungsi sebagai lubang sempit yang nyaman.

Meskipun, saat ini kisah Skipper dan Ping tengah viral diperbincangkan. Namun Jager tidak mengetahui dengan pasti apakah telur tersebut terbuahi.

Artinya, jika telur tersebut tidak terbuahi dengan baik, maka usaha penguin homo tersebut akan sia-sia. Pihak kebun binatang sendiri akan menunggu hingga 4 September 2019 dan berharap mendapat kabar baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini