nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penemuan Fosil Penguin Raksasa Sebesar Manusia Bikin Geger Arkeolog

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 23:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 20 612 2094488 penemuan-fosil-penguin-raksasa-sebesar-manusia-bikin-geger-arkeolog-tsQoozN1NT.jpg Penguin raksasa sebesar manusia (Foto: Theguardian)

PENGUIN memang terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Hewan yang tergolong dalam kategori unggas ini adalah makhluk yang hidup dalam suhu udara ekstrem seperti di kutub. Ukuran tubuhnya pun beraneka ragam dan hidup secara berkoloni.

Namun, belum lama ini dunia digemparkan dengan penemuan sebuah fosil penguin raksasa. Penguin berukuran jumbo tersebut ditemukan oleh para arkeologis Selandia Baru. Setelah diteliti, fosil tersebut memiliki ukuran sebesar tubuh orang dewasa.

Penguin raksasa

Beberapa ilmuwan memperkirakan fosil penguin tersebut memiliki tinggi sekira 1,6 meter dan berat 80 kilogram. Dengan ukuran seperti ini, fosil penguin tersebut empat kali lebih berat dan 40 cm lebih tinggi dari keluarga penguin kaisar yang merupakan spesies terbesar saat ini.

Fosil penguin raksasa ini berasal dari spesies crossvallia waiparensis yang diperkirakan hidup di pantai Selandia Baru pada 56-66 juta tahun yang lalu. Setelah melewati serangkaian penelitian, seorang peneliti dari Museum Canterbury, Vanesa De Pietri menyimpulkan bahwa ini bukan pertama kalinya penguin raksasa ditemukan.

"Ini semakin memperkuat teori kami bahwa penguin mencapai ukuran besar di awal evolusi mereka," tutur Vanesa, sebagaimana dilansir VT, Selasa (20/8/2019).

 Penguin raksasa

Para peneliti menyimpulkan pada zaman tersebut penguin raksasa merupakan salah satu makhluk yang merajai pantai Selandia Baru. Sejumlah mamalia laut raksasa seperti paus begigi tajam dan anjing laut belum hidup pada kala itu.

Sejumlah Ilmuwan memiliki hipotesis bahwa paus bergigi tajam dan anjing laut itu baru muncul ketika penguin raksasa punah.

"Sementara pada saat penguin raksasa berevolusi, reptil laut besar baru saja punah. Sehingga di Antartika dan Selandia Baru, tidak ada pesaing laut besar sampai kedatangan paus bergigi dan pinniped jutaan tahun kemudian," ujar ahli paleontolog Jerman, Gerald Mayr.

Paul Scofield selaku kurator museum mengatakan bahwa penguin raksasa ini berasal dari perairan belahan bumi Selatan dan menjadi salah satu spesies penguin terbesar yang pernah ditemukan. Alhasil Museum Canterbury menjuluki spesies penguin raksasa ini dengan nama “Monster Penguin”.

"Kami berpikir bahwa pada saat itu, hewan berevolusi sangat cepat. Suhu air di sekitar Selandia Baru ideal pada saat itu, sekitar 25 derajat celcius, dibandingkan dengan 8 celcius yang kita miliki sekarang," tutup Mayr.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini