nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Desa Hantu di Inggris, Hanya Buka 50 Hari Setahun

Kamis 22 Agustus 2019 00:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 21 406 2094912 ada-desa-hantu-di-inggris-hanya-buka-50-hari-setahun-3TJEaXvj7M.jpg Desa Hantu di Inggris (Foto: Ladieswhattravel)

Ada sebuah desa di Inggris yang dijuluki "Desa Hantu". Desa ini sebenarnya memiliki nama Desa Imber, dan sering dikunjungi oleh wisatawan yang penasaran pada isinya.

Dilansir dari BBC Indonesia, jumlah pengunjung yang datang ke Desa Hantu terus meningkat. Tahun ini, pengunjung mencapai 5.000 orang.

 Sebuah desa

Desa Imber terletak di zona latihan Kementerian Pertahanan Salisbury Plain di Wiltshire. Desa ini telah ditinggalkan oleh penduduknya pada tahun 1943. Sejak itu, desa pun tertutup bagi publik.

Para penduduk sebelumnya diperintahkan untuk mengemas barang-barang mereka pada sehari sebelum hari Natal 1943. Alasannya, tempat tersebut akan digunakan sebagai area latihan bagi pasukan yang tengah bersiap-siap menghadapi invasi Eropa pada masa Perang Dunia II.

 Bus merah

Sejak saat itu, para penduduk tidak diizinkan untuk kembali. Desa Imber pun dilupakan seolah menghilang dari peta.

Namun sejak saat itu, Kementerian Pertahanan memberikan akses publik hingga 50 hari setiap tahun. Ditambah lima hari pada bulan Agustus.

"Kemarin kami sibuk sekali dengan bus, kami kedatangan sekitar 5.000 pengunjung," ujar Neil Skelton, penjaga Gereja St. Giles, satu-satunya bangunan asli yang masih utuh di Desa Imber.

Ia melanjutkan, para wisatawan tersebut dibawa oleh 28 bus yang membuat ia dan rekan-rekannya kewalahan.

Sir Peter Hendy yang merupakan Ketua Network Rail, menjelaskan Desa Imber adalah tempat paling terpencil untuk menjalankan layanan bus.

"Tempatnya lebih sering tutup daripada buka, tidak ada yang tinggal di sana, jadi itu adalah tempat yang sempurna untuk menjalankan layanan bus seperempat jam sehari dalam setahun," kata Sir Peter Hendy.

Tahun lalu, mereka memberikan donasi untuk gereja di Desa Imber. Tahun ini, untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, Gereja Sy. Giles digunakan untuk pembaptisan.

"Tidak ada bangku gereja di sana dan kolamnya diruntuhkan pada tahun 1950, jadi pendeta akan membawa mangkuk dan air," ujar Skelton.

Bagaimana dengan kalian Okezoners? Maukah mengunjungi desa kosong itu?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini