nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menilik Tren Ekstensi Bulu Mata dan Kaitannya dengan Rasa Insecure Para Wanita Modern

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 12:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 21 611 2094664 menilik-tren-ekstensi-bulu-mata-dan-kaitannya-dengan-rasa-insecure-para-wanita-modern-IG3oCnO88U.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Banyak wanita yang rela merogoh kocek cukup dalam untuk menunjang penampilan fisik mereka. Termasuk menggunakan bulu mata extension.

Tren bulu mata extension sendiri memang sedang booming di kalangan beauty enthusiast karena diklaim dapat membuat penampilan menjadi lebih cantik, cetar, dan membahana.

Namun rupanya, ada sejumlah fakta menarik di balik tren kecantikan tersebut. Salah satunya menyangkut perasaan insecure yang kerap merundung para kaum hawa.

 Perempuan main salju

Untuk menilik lebih lanjut tren eyelash extension di kalangan masyarakat Indonesia, Okezone melakukan wawancara khusus dengan dua orang wanita yang cukup rutin menggunakan produk kecantikan itu. Mereka adalah Rara Anggrayni dan Intan Nelysia.

Berawal dari coba-coba

Kepada Okezone, Rara mengaku mulai menggunakan eyelash extension saat masih duduk di bangku perkuliahan. Kala itu, sekitar tahun 2014, ia mendapat sebuah tawaran menarik untuk menjadi 'kelinci percobaan' dari salah satu temannya.

"Jadi waktu itu ada studio eyelash extenstion yang baru buka. Studionya itu ternyata punya istrinya Joe Taslim. Kebetulan waktu itu dia lagi cari model untuk mencoba eyelash extensionnya. Karena gratis aku tertarik untuk mencoba. Ternyata hasilnya bagus, dan lama-lama terbiasa," tutur Rara saat dihubungi via sambungan telefon, Rabu (21/8/2019).

 Perempuan berdiri outdoor

Setelah menanam eyelash extension pada kedua matanya, Rara mengakui ada perubahan yang cukup signifikan. Tidak hanya menyangkut tampilan wajahnya saja, namun juga mengubah kebiasaannya saat memakai makeup.

Perempuan asli Makassar itu mengatakan bahwa eyelash extenstion juga membuatnya menjadi lebih percaya diri.

"Kalau pakai eyelash extension itu jadi enggak perlu lagi pakai maskara. Dan menurutku, mata itu bagian terpenting dari tubuh. Kalau ketemu orang hal pertama yang dilihat itu pasti mata, bukan telinga, atau bibir. Jadi nambah kepercayaan diri juga," tambah Rara.

Kendati demikian, Rara tidak menampik bahwa ada efek samping yang ditimbulkan bila sang pengguna tidak rutin melakukan perawatan. Bulu mata extension diklaim akan lebih mudah rusak dan memengaruhi kesehatan bulu mata asli penggunanya.

Setelah tiga tahun menggunakan eyelash extension, Rara juga sempat mengalami beberapa pengalaman pahit. Salah satunya saat tergoda menggunakan eyelash extension 'murah'.

"Aku kalau pakai eyelash extension itu selalu lanjut setiap bulan. Bahkan sebelum durasinya habis sudah retouch lagi. Nah, waktu itu sempat coba-coba eyelash extension murah. Tapi ternyata bikin bulu mata aku botak. Mataku juga jadi bengkak dan merah," kenang Rara.

"Usut punya usut, ternyata faktor utamanya karena aku terlalu sering pakai eyelash extension dan tidak pernah mengistirahatkan mataku," timpalnya.

 Pasang bulu mata

Eyelash extension obat insecurity?

Sejak awal tahun 2019, Rara memutuskan untuk berhenti menggunakan eyelash extension karena sejumlah alasan. Ia sadar bahwa tanpa bulu mata palsu pun orang-orang di sekitar tetap menerimanya apa adanya.

Di sisi lain, ia juga harus menyusaikan diri dengan lingkungan pekerjaannya saat ini.

"Awal-awal merasa ada yang kurang. Tiba-tiba aku merasa wajah aku jadi kurang cantik dan cetar gitu. Tapi ternyata kembali ke lingkungan lagi. Di kantorku yang sekarang, masih banyak yang belum terbiasa. Jadi kalau pakai bulu mata palsu, selalu diejek kayak 'mau kondangan Bu?'," beber Rara.

Hal senada juga diungkapkan oleh Intan Nelysia. Ia mengatakan bahwa rasa insecure terbesar para wanita saat ini berkaitan erat dengan tampilan wajah mereka.

Pengaruh media, industri kosmetik dan iklan secara tidak langsung memengaruhi standar kecantikan yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Belum lagi fenomena Korean Wave yang kerap menampilkan artis-artis berwajah cantik, berkulit halus, dan memiliki tubuh yang tinggi semampai.

 

"Insecure terbesar jaman now itu eyelash extension. Cewek kalau enggak pakai makeup itu kurang percaya diri. Mereka selalu merasa wajahnya pucat kayak orang sakit, ada dark circle dan lain sebagainya," kata Intan.

Untuk menyiasati hal tersebut, banyak wanita yang akhirnya rela merogoh kocek cukup dalam untuk membeli produk-produk kecantikan dan melakukan perawatan, termasuk menggunakan eyelash extension.

"Jujur, aku seumur hidup sempat pakai eyelash extension 4 kali. Karena sebenarnya, personally aku malas makeup-an, sukanya yang praktis-praktis aja. Kalau pakai eyelash extension wajah jadi terlihat lebih segar. Kalau mau keluar juga tidak perlu banyak effort untuk makeup. Cukup pakai bb cream, sun protection, terus gambar alis," tukasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini