nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lakukan Challenge Squats 1.000 Kali, Ginjal Anak Ini Rusak

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 19:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 22 481 2095373 lakukan-challenge-squats-1-000-kali-ginjal-anak-ini-rusak-gyQERcFNIp.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK challange yang beredar di media sosial, dari yang lucu sampai tidak masuk akal. Seperti kiki challange, tantangan turun dari mobil di tengah jalan dengan pintu terbuka.

Nah, baru-baru ini ada mahasiswa asal China mengalami kerusakan ginjal ketika menyelesaikan sebuah challange gerakan squat terbanyak bersama temannya. Gadis berusia 19 tahun tersebut diketahui mengalami kerusakan ginjal, setelah memaksa tubuhnya untuk melakukan olahraga berat yang tidak biasa dilakukan.

Gadis bernama Xiao Tang ini kabarnya tidak memiliki kebiasaan olahraga secara teratur, namun mereka berhasil melakukan skuat lebih dari 1.000 kali selama beberapa jam. Setelah melakukan challenge tersebut, kedua gadis tersebut akhirnya tertidur karena merasa pegal dan kelelahan.

Setelah melakukan challenge tersebut, kedua gadis tersebut akhirnya tertidur karena merasa pegal dan kelelahan.

Keesokan harinya, kedua gadis tersebut terbangun karena merasakan sakit yang luar biasa. Mereka berdua merasa kesulitan ketika hendak menekuk kaki. Lebih mengerikannya lagi, air seni keduanya terlihat berubah menjadi cokelat.

Alhasil, Xiao Tang dan temannya tersebut dilarikan menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke rumah sakit setempat, untuk mendapatkan bantuan infus. Kedua gadis tersebut didiagnosis mengalami rhabdomyolysis, penyakit kerusakan otot yang berakibat pada rusaknya fungsi ginjal.

Sebagaimana dilansir VT, ketika seseorang menderita rhabdomyolysis, otot tangka mereka akan mulai rusak yang akhirnya dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Ketika ginjal mulai rusak, maka mereka sudah tidak dapat menyaring racun dalam tubuh secara efektif.

Kondisi seperti ini bisa ditolong dengan pemberian cairan infus kepada pasien. Tapi, jika kondisi ini tidak segera diobati, maka akan menyebabkan risiko kematian. Selain itu, jika seorang pasien berhasil mendeteksi rhabdomyolysis cukup awal maka mereka berpotensi sehat dalam beberapa minggu.

Cara lain untuk mengatasi rhabdomyolysis adalah mengonsumsi banyak cairan dan bersantai. Cidera otot akibat serangan panas dan olahraga ekstrem dapat memicu terjadinya rhabdomyolysis. Anda disarankan untuk tenang saat berolahraga dan menjaga diri dari kelemahan otot, kelelahan atau urin yang bewarna menyerupai teh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini