nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Mia Harus Tinggalkan Keluarga Demi Bekerja sebagai PNS

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 17:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 23 196 2095912 kisah-mia-harus-tinggalkan-keluarga-demi-bekerja-sebagai-pns-mnxlhXOoNL.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

Tinggal jauh dari orang-orang yang disayangi seperti keluarga bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Terlebih pada saat merantau itu hanya seorang diri dan harus tinggal di kota yang belum pernah ditinggali. Hal inilah yang sempat dialami oleh Mia (bukan nama sebenarnya), seorang PNS yang bekerja di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Semula Mia tidak pernah berniat menjadi seorang PNS. Lulus kuliah di jurusan Manajemen Keuangan, ia bersama teman-temannya mendaftar di berbagai lowongan pekerjaan. Pada saat itu pikirannya hanya satu, mendapatkan pekerjaan. Lalu ada seorang teman yang mengajak untuk mengikuti tes seleksi CPNS di tahun 2014.

Mia menuruti ajakan tersebut dan mencoba mendaftar. Semula ia hendak mendaftar di Kementerian Keuangan karena masih berkaitan dengan jurusan kuliahnya. Tapi ternyata pendaftaran di kementerian tersebut telah ditutup. Hanya ada dua kementerian yang masih membukan lowongan yaitu Kementerian Kesehatan dan Kemendikbud.

“Kebetulan passion saya itu masih di pendidikan karena sewaktu kuliah pernah menjadi guru les, jadi pilih di Kemendikbud. Waktu itu daftar ke setjen dan pilih jabatan yang masih sesuai dengan jurusan kuliah,” ujar Mia saat dihubungi Okezone melalui sambungan telepon, Minggu (25/8/2019).

Seusai mendaftar, Mia mengikuti tes seleksi masuk CPNS. Tahapan demi tahapan ia lewati sebaik mungkin. Tiba pada saatnya pengumuman, dirinya dinyatakan lolos dan masuk ke tahap pemberkasan. Namun pada saat itu perempuan asal Gresik, Jawa Timur tersebut merasa bingung karena harus mengirim berkas-berkas yang dibutuhkan ke Jakarta.

“Emang dasar pada awalnya cuma coba-coba, jadi enggak cari tahu lebih banyak. Kirain penempatannya itu bakal di Surabaya karena semua tesnya dilakukan di sana. Ternyata pas pemberkasan di suruh ke Jakarta penempatannya di sana,” tutur Mia.

Setelah mengetahui penempatannya di ibu kota, dia sempat merasa bimbang. Terlintas di benak Mia untuk mundur saja. Akan tetapi nasihat dan dukungan dari orangtua lah yang pada akhirnya menguatkan ia untuk tetap maju.

“Pas ngomong saya keterima itu antara senang dan bingung, bahkan saya sampai nangis. Siapa sih yang enggak senang keterima jadi PNS, tapi di sisi lain berpikir ini di Jakarta. Tapi ibu sama ayah selalu bilang mungkin emang rezekinya di sana, jadi jalani saja dulu,” papar Mia.

Pergi merantau memang bukan hal baru baginya. Sebab sewaktu menempuh pendidikan di perguruan tinggi Mia kuliah di Surabaya. Namun tetap saja baginya Jakarta lebih jauh dari rumah. Terlebih waktu kuliah dia masih bisa tetap meluangkan waktu untuk pulang setiap minggu. Berbeda apabila di ibu kota yang bisa pulang kampung hanya pada saat hari raya.

Tapi Mia tetap berusaha semangat menjalani pekerjaannya sebagai CPNS di Kemendikbud. Pada mulanya ia sering menangis setiap malam lantaran merasa rindu kepada orangtuanya. Terlebih di Jakarta ia tidak memiliki siapa-siapa. Tidak ada keluarga dan teman yang bisa menemani jika dirinya merasa kesepian.

Belum lagi Mia harus kemana-mana sendirian. Tak jarang ia merasa takut saat naik angkutan umum. Bahkan dirinya sempat merasakan harus makan antara nasi goreng dan warteg setiap malam demi untuk menghemat.

“Awalnya memang berat banget, di kerjaan semunya ibu-ibu jadi ngerasa kayak enggak ada teman untuk mengobrol. Lalu stigma PNS masuk jam 8 pulang jam 4 itu enggak ada, saya bisa baru pulang malam jam 8 atau jam 9. Kerjaannya rapat terus juga jadi bosen,” cerita Mia.

Setahun berlalu, dirinya mulai bisa beradaptasi. Terlebih setelah melalui prajab di mana Mia bertemu dengan teman-teman yang sepantaran. Dia pun pindah kos-kosan bersama dengan teman yang ditemui saat prajab. Hal itu membuatnya tidak lagi merasa kesepian.

Tak berselang lama, Mia menikah dengan kekasihnya yang berada di Cilacap. Mereka pun tinggal bersama di Jakarta setelah sang suami memutuskan untuk mencari pekerjaan di ibu kota. Saat ini dirinya sudah dikaruniai satu orang anak dan berusaha menjalankan perannya sebagai PNS, istri, serta ibu.

“Saya menikmati pekerjaan sebagai PNS karena saya bisa menyalurkan aspirasi juga sebagai masyarakat secara langsung. PNS sekarang itu juga enggak kayak yang kebanyakan orang bilang hanya menghabiskan uang. PNS tuh benar-benar kerja, tidak semudah yang orang-orang lihat, ada tanggung jawab yang besar. Saya juga senang karena dengan menjadi PNS bisa melayani masyarakat,” pungkas Mia.

1
3

Berita Terkait

PNS

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini