nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kaesang Pangarep dan Chef Arnold Marah-Marah, Ada Apa Ya?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 23 298 2095592 kaesang-pangarep-dan-chef-arnold-marah-marah-ada-apa-ya-9l5F4lraMM.jpg Kaesang Pangarep dan Chef Arnold (Foto: Instagram)

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep merasa kesal melihat review yang diberikan oleh salah satu pengunjung Mangkok Ku. Rasa kesal Kaesang ini bukan tanpa alasan. Restoran yang ia rintis bersama Gibran Rakabuming, Chef Arnold Poernomo, dan Randy Julius Kartadinata, mendapat bintang 1 dengan alasan yang tidak masuk akal.

Dalam cuitan terbarunya, Kaesang membagikan sebuah foto tentang review singkat yang diberikan oleh seorang pengunjung dengan user ‘tiger picek’. Pada keterangan yang ia tulis, si tiger picek sepertinya ingin membuat sebuah jokes receh namun salah tempat.

“Jauh lokasi di Jakarta, masak saya dari Solo suruh ke Jakarta. Ongkos pesawat plus nasi telur Rp19 ribu. Pulang laper lagi,” tulisnya.

 Twit

Hal tersebut sontak membuat Kaesang naik pitam. Bahkan saat menumpahkan keluh kesahnya, Kaesang ngetwit tanpa menggunakan capslock sama sekali. Sejumlah netizen pun berasumsi bahwa juragan pisang itu memang benar-benar sedang marah.

“Saya gak tau niatnya bercanda ato apa, tapi memberi rating 1 dengan alasan begini itu enggak mutu. Tunggu saya tiger picek,” tulis Kaesang pada keterangan foto.

Dua hari yang lalu, Chef Arnold Poernomo juga sempat mengeluhkan review dari seorang pengunjung Mangkok Ku yang dinilai tidak objektif dalam memberikan penilaian. Dalam cuitannya, Arnold tidak habis pikir ketika pengunjung itu mengklaim bahwa harga makanan di Mangkok Ku ‘tidak masuk akal’.

 Twit

Review tersebut ditujukan untuk pilihan menu Egg Sausage Mayo yang memang dibanderol seharga Rp19 ribu. Pelayanan para waitress Mangkok Ku juga dirasa masih kurang. Tak terima dengan review tersebut, juri MasterChef Indonesia itu pun angkat bicara.

“Mau mu apa sigh? Pikir makan di pinggir jalan tanpa AC kursi meja dan ga sewa gedung? Tolong masukin di akal mu dong kalo ga masuk akal. Makanya kemarin ada promo gratisan ga ikutan si. Suruh bayar Rp19 ribu marah-marah kayak orang susah aja,” cuit Chef Arnold.

Fenomena review asal-asalan seperti ini tentu bisa berdampak negatif pada keberlangsungan bisnis Kaesang dan Arnold. Pasalnya, sebagian besar pengunjung restoran atau tempat makan, biasanya akan melihat review di internet sebelum memutuskan untuk mengunjungi tempat tersebut.

 Nasi dan telur

(Menu Egg Sausage Mayo di Mangkok Ku, Foto: mangkokku.id/Instagram)

Beruntung bagi Kaesang dan Arnold, masih banyak pelanggan maupun netizen yang menggunakan akal sehat mereka ketika hendak memberikan review. Mereka tahu betul bahwa hampir seluruh pemilik Mangkok Ku hobi ngetweet receh di Twitter.

“Kalo Mas Kaesang ga ngetweet pake HURUF BERBAU NGEGASS, itu tandanya akan ada bencana besar melanda negeri ini. Terutama bagi ‘The Blind Tiger’ tersebut. Mari kita tunggu, Mas Kaesang akan pulang dari Myoboku membawa pasukan kodoknya,” tulis akun @TheOfficialAJX.

“19 ribu menurut saya relatif murah. Telur mentah per butir saja Rp2 ribu, nasi Rp5 ribu, bumbu Rp3 ribu. Mangkok? Biaya karyawan? Sewa gedung? Biaya listrik? Pajak? Wifi? Paling banter labanya 1k per porsi,” tulis akun @Mr_i_rwansyah12.

“Iyak gak sih kayak ga worth itu gitu ngasih rating dengan alasan yang ga jelas dengan yang dia tulis.. Ya logikanya kenapa langsung ke Jakarta aja untuk beli produknya heheha atau gak Mas Kaesang tambah cabang lagi di kota lain hehe,” tulis akun @KevinvinT.

“Dengan ruangan yang nyaman plus wifi makan 19rb masih dibilang mahal? Bener-bener dah!,” tulis akun @Areloghy.

“Ya gini gak sadar ekonomi sih lur. Sebenarnya ya kalo low class ya jangan maksa yang biar terlihat high class. Alangkah baiknya sadar ekonomi dan terkesan ra mekso tau kalo baginya mahal ya udah ga usah dibeli atau dicacat,” tulis akun @YUSMAALFAT.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini