nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terlalu Banyak Fashion Week di Jakarta, Desainer Mulai Blusukan ke Daerah

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 08:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 26 194 2096548 terlalu-banyak-fashion-week-di-jakarta-desainer-mulai-blusukan-ke-daerah-31iPpD9Rud.jpg Desainer sudah mulai blusukan ke daerah (Foto: Stylist)

PEKAN mode menjadi salah satu acara yang paling ditunggu-tunggu oleh para pencinta fashion Tanah Air. Selain sebagai tempat menunjukkan eksistensi dan menggali informasi seputar tren busana yang sedang berkembang, fashion week juga menjadi wadah bagi para desainer untuk melebarkan bisnis mereka.

Namun sayangnya, belakangan acara fashion show maupun pekan mode dinilai sudah terlalu banyak dan berlebihan. Hal tersebut diungkapkan oleh Franka Soeira selaku co-founder Modest Fashion Weeks dan Markamarie. Franka tidak memungkiri bahwa Indonesia sebetulnya memiliki banyak desainer yang sangat berbakat dengan ciri khas mereka masing-masing.

 Ilustrasi fashion week

Namun masalah yang dihadapi saat ini, bagaimana mengatur 'puzzle' dengan cara yang tepat menggunakan formula baru.

"Di sini saya berbicara soal event. Secara event harus mulai di-refresh, terutama cara-cara pendekatannya. Kalau pelanggan sudah jenuh, justru akan berdampak ke industri fashion itu sendiri. Orang-orang jadi gak antusias lagi, terlalu banyak fashion show tapi konsepnya sama. Jadi tidak bisa di-monetize," terang Franka, di Four Points by Sheraton, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (26/8/2019).

Dampak dari menjamurnya pekan mode dan acara peragaan busana ini sebetulnya sudah mulai terasa. Bisa dilihat dari daya beli konsumen Jakarta yang sudah mulai menurun. Kini, banyak desainer yang mencari peluang di daerah lain di Indonesia, sampai pada akhirnya mereka memutuskan untuk membuka toko di tempat tersebut.

"Orang-orang daerah memang minim hiburan, tapi mereka punya daya beli yang tinggi. Yang punya duit enggak cukan orang Jakarta doang. Oleh karena itu, sekarang desainer harus berani eksplorasi," jelas Franka.

Franka

Untuk mengakali permasalahan ini, Franka mulai mencoba memasukkan acara tambahan seperti talk show seputar behind the scene industri fashion, pada perhelatan modest fashion beberapa waktu lalu.

Topik pembicarannya pun cukup luas karena menyinggung proses produksi dari hulu ke hilir, tema-tema inspiratif, dan lain sebagainya.

"Jangan bicara soal fashion show aja. Bisa bicarakan human empowerment. Selain itu, Fashion jangan dilihat sebagai acara saja, tetapi juga harus dilihat dari kacamata bisnisnya. Bisa dilibatkan juga para start up yang keren-keren," tegas Franka.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini