nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Karakteristik 6 Generasi Manusia, dari Veteran hingga Alfa

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 18:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 26 196 2096731 mengenal-karakteristik-6-generasi-manusia-dari-veteran-hingga-alfa-uanrmPFmUj.jpg Karakteristik generasi manusia (Foto: Mccolm Matsinger Lawyers)

MODERNISASI yang kini menyelimuti dunia telah menciptakan sebuah generasi baru dalam kehidupan masyarakat. Ya, generasi tersebut lebih terkenal dengan milenial. Alhasil generasi milenial ini menjadi sorotan publik terhadap kehidupan dunia, khususnya di kota-kota besar.

Meski demikian, tidak sedikit yang justru masih awam atau tidak mengerti dalam menafsirkan apa itu generasi milenial. Seorang Feng Shui Consultan, Ir. Herman Wilianto MSP, PHD pun menjelaskan sedikit pengertian dari generasi milenial yang sebenarnya.

Ia pun membagi enam generasi kehidupan yang ada hingga saat ini. Generasi tersebut meliputi Generasi Veteran (1925-1946), Generasi Baby Boom (1946-1960), Generasi X (1960-1980), Generasi Y (1980-1995), Generasi Z (1995-2010), Generasi Alfa (2010-sekarang).

 Generasi manusia

“Generasi Veteran dan Baby Boom menempati posisi terendah dengan 11,27 persen, disusul dengan Generasi X dengan 25,74 persen. Posisi dua ditempati oleh Generasi Pasca Milenial dengan 29,23 persen dan urutan tertinggi Generasi Milenial dengan 33,75 persen,” terang Herman, dalam acara Feng Shui in Millineal for Millineal Moms, Minggu (25/8/2019).

Melansir dari The Balance Carreers, masing-masing dari generasi tersebut memiliki karakteristik tersendiri.

Generasi Veteran (1925-1946) atau biasa disebut Generasi Tradisional memiliki karakteristik pendiam, pekerja keras dan bersikap profesional. Mereka juga memiliki keinginan yang sangat besar serta sangat setia terhadap pekerjaannya. Minusnya, mereka akan agak sulit untuk memahami teknologi yang ada saat ini.

Herman mengatakan bahwa beberapa generasi memiliki karakteristik tersendiri. Salah satunya orangtua yang masuk dalam generasi Baby Boomer (1946-1960) akan meningkatkan semangat anaknya dengan memberikan hadiah tertentu layaknya seorang juara.

 Gen baby boomers

“Di sisi lain, masyarakat dari generasi tersebut akan mulai bergantung pada kecanggihan teknologi. Mereka akan lebih sering melakukan hubungan secara horizontal yakni dengan menggunakan jejaring media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram,” lanjutnya.

Lanjut ke Generasi X (1960-1980), generasi yang lahir di era ini memiliki kecenderungan individualistic. Namun, mereka sangat mahir dalam hal teknologi dan memiliki karakter yang fleksibel. Mereka memiliki kualitas dalam pekerjaannya dan hidup secara seimbang.

Tak hanya itu, semakin bertambah mudanya generasi dalam kehidupan manusia. Minat membaca mereka pun menurun dengan drastis, ini merupakan ciri Generasi Y (1980-1995). Pasalnya generasi tersebut lebih memilih membaca menggunakan smartphone ketimbang membaca secara manual.

 Milenial

“Milenial wajib memiliki sosial media sebagai alat komunikasi dan sumber informasi. Beberapa dari mereka pun lebih memilih smartphone ketimbang televisi. Pasalnya sebagian dari mereka lebih gemar menggunakan internet dalam kehidupannya sehari-hari,” lanjut Herman.

Pada Generasi Z (1995-2010) masuk dalam kategori milenial. Mereka ingin suaranya didengarkan oleh orang di sekelilingnya dan sangat ingin dihargai. Mereka tidak ingin distereotipkan dan bersikap fleksibel serta mampu beradaptasi dengan budaya yang ada disekitarnya.

 Gen Alfa

Pada siklus termuda yakni Generasi Alfa (2010-sekarang), mereka memiliki ciri khas tidak mau berbagi terhadap sesama. Mereka sangat aktif, tidak peduli dengan privasi, membebaskan diri dari batasan apapun hingga berujung pada pelanggaran dalam aturan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini