nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kulineran Tahu Gejrot Penuh Cabai di Jakarta, Berani Coba?

Syifa Hanifah Firdiani , Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 16:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 26 298 2096768 kulineran-tahu-gejrot-penuh-cabai-di-jakarta-berani-coba-r8XV2SPk2B.jpg Tahu Gejrot Bang Jack (Foto: Utami Riyani/Okezone)

Tahu gejrot merupakan kuliner khas Cirebon. Tapi kuliner yang satu ini mudah ditemukan di Jakarta, baik dijual keliling hingga mangkal di satu tempat.

Di Jakarta, salah satu tahu gejrot paling populer adalah Tahu Gejrot Bang Jack. Berbeda dari tahu gejrot yang lain, keunikan tahu gejrot ini adalah banyaknya cabai sesuai pesanan pembeli. Bahkan, jika Anda minta 100 cabai pun, akan diberikan oleh Bang Jack.

 Makanan penuh cabai

Bagi para pencinta pedas, tentu ini adalah surga untuk mereka. Terlebih meski harga cabai sedang mahal, Bang Jack tetap memasukkan cabai sesuai permintaan.

Karena terkenal dengan tahu gejrot pedasnya, banyak orang sengaja datang dari tempat yang jauh untuk makan. Tak sedikit pula yang makan untuk dipamerkan ke media sosial.

 Tahu dan cabai

Pria bernama asli Retno ini mengaku mulai menjajakan tahu gejrot pada tahun 2007. Awalnya ia berkeliling selama tiga tahun hingga akhirnya menetap dan terletak di Jalan Kweni No. 8A, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan atau tepatnya di depan SPBU Pertamina Cidodol.

Bang Jack juga mempunyai cabang di Pondok Betung yang dikelola oleh keponakannya.

"Dari 2007 sampai 2010 kita keliling dari jam 3 sampai jam 6 pagi itu baru pulang, berhubung namanya orang jualan kan mangkal sana mangkal sini. Jadi yang kelihatan ramai di mana nih?" ujar Bang Jack pada Okezone.

 Tahu dan cabai

Dalam sehari, usahanya itu bisa menghabiskan 40 kg gula merah, 20 kg cabai rawit, dan 3.000 tahu. Tahu gejrot ini dipatok dengan harga Rp10 ribu per porsi.

Bang Jack mampu menjual hingga 700 porsi tahu gejrot dalam sehari. Selain itu Bang Jack juga menyediakan keripik tempe dan kerupuk sebagai makanan pendamping.

 Tahu dan cabai

Tahu gejrot Bang Jack buka dari pukul 13.00 siang hingga pukul 12 malam dan libur setiap hari kamis. Dalam menjalankan usahanya, Bang Jack memiliki enam karyawan. Empat orang yang mengulek, satu orang mencuci piring dan satu sebagai kasir.

Banyak orang penasaran kenapa dinamakan Tahu Gejrot Bang Jack? Sang pemilik, Retno mengaku bahwa ia terinspirasi dari penggemar setia Persija yaitu Jakmania dan menggunakan nama Jack untuk panggilannya dan usaha tahu gejrotnya agar mudah diingat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini