nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Anak Milenial Cenderung Masa Bodoh?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 21:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 26 612 2096924 benarkah-anak-milenial-cenderung-masa-bodoh-L4eywAzTHW.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA orang berasumsi bahwa generasi milenial saat ini lebih buruk dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Mereka dianggap tidak acuh terhadap lingkungan sekitarnya dan hanyut dalam dunia teknologi.

Feng Shui Consultan, Ir. Herman Wilianto MSP, PHD, menjelaskan bahwa milenial tidak selamanya buruk. Menurutnya generasi milenial yang dimulai dari (1980-2000) justru memiliki jiwa yang sangat baik dan memiliki banyak keunggulan positif.

“Milenial menjadikan keluarga sebagai pusat pertimbangan dan pengembilan keputusan mereka. Berdasarkan penelitian, kegiatan yang paling disukai milenial adalah berkumpul dengan keluarganya,” terang Herman, dalam acara Feng Shui in Millineal for Millineal Moms.

Tak hanya berkumpul dengan keluarga, beberapa aktivitas lainnya pun gemar dilakukan oleh anak milenial.

Tak hanya berkumpul dengan keluarga, beberapa aktivitas lainnya pun gemar dilakukan oleh anak milenial. Di antaranya adalah berolahraga, berwisata kuliner, travelling, bertemu teman (nongkrong), dan memasak.

Generasi milenial pun dibagi menjadi dua kategori yakni Junior Milenial (20-27 tahun) dan Senior Milenial (28-35 tahun). Berdasarkan data yang diambil dari 730 responden junior milenial dan 666 senior milenial dihasilkan sebuah hal positif dari pemikiran mereka.

“Prioritas utama para milenial di masa depan adalah ingin membahagiakan orangtua mereka. Hal ini berlaku pada junior maupun senior milenial. Kedua, mereka ingin memiliki rumah atau tempat tinggal sendiri. Disusul dengan yang ketiga yakni menjadi orangtua yang baik bagi anak-anaknya,” lanjutnya.

Tak hanya itu, para generasi milenial yang hidup di perkotaan atau kota-kota besar di Indonesia juga memiliki tiga ciri utama yang biasa disebut dengan 3C. Confident, Creative, dan Connected adalah pilar mendasar yang menjadi kekuatan milenial.

“Milenial sangat percaya diri, pandai mengemukakan pendapat dan tak sungkan untuk berdebat di depan publik. Mereka juga dapat berpikir out of the box, memiliki banyak ide dan gagasan dan mampu mengomunikasikan gagasan tersebut dengan cemerlang," jelasnya.

"Terakhir adalah kepandaian dalam berkomunikasi baik secara langsung maupun di internet,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini