nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Kualitas Daging, Aroma dan Suara Khas Hot Plate Ternyata Jadi Nilai Penting Makan Steak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 18:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 27 298 2097239 selain-kualitas-daging-aroma-dan-suara-khas-hot-plate-ternyata-jadi-nilai-penting-makan-steak-8GBsJ8nZL1.jpg Makan steak (Foto: Freepik)

SAAT Anda memutuskan untuk makan steak, yang akan jadi prioritas adalah kualitas daging dan cara pengolahannya. Anda yang terbiasa dengan rasa juicy daging segar, tentu akan memilih medium rare, tapi kalau suka matang, ya, akan pilih tingkat kematangan well done.

Selain kualitas daging dan pengolahannya, hal lain yang jadi pertimbangan mungkin tempatnya. Seberapa nyaman tempat makan steak tersebut, semakin Anda ingin mengunjunginya. Tapi, beda dengan Desainer Didiet Maulana. Baginya, ada dua hal lain yang mesti dimiliki rumah makan olahan daging, khususnya steak.

 Makan steak

Pada Okezone, Didiet menjelaskan kalau hal pertama yang menjadi penting selain kualitas daging adalah masalah audial di mana saat steak disajikan di atas meja makan dan ditempatkan di hot plate, maka ada suara khas proses pematangan daging itu. Terlebih saat saus dituangkan di atasnya.

Suara ini menjadi penting buat Didiet karena ketika menikmati steak, dia ingin semua inderanya menikmati kenikmatan. Jadi, bukan hanya lidah, tapi juga sampai ke kupingnya. "Sensasi suara khas itu yang mungkin menggugah selera untuk makan steak yang disajikan," kata Didiet saat ditemui Okezone di J.Steak Jakarta Selatan, belum lama ini.

Didiet melanjutkan, selain suara khas proses pematangan steak, hal penting lainnya yang mesti dia terima saat mengonsumsi steak adalah aroma makanan itu sendiri. Beberapa orang diketahui mengandalkan indera penciumannya untuk menilai makanan dan Didiet termasuk orang yang seperti itu.

 Makan steak

Beberapa dari kita juga mungkin berlaku sama seperti Didiet. Di mana, saat mencium aroma makanan, Anda akan langsung tak sabar ingin memakannya dan aroma ini menjadi penting saat Anda memesan steak. Sekali lagi, ini juga berakitan dengan memanjakan indera lain selain lidah.

"Kan biasa tuh kita makan pasti suka dicium dulu. Kalau aromanya sedap dan bikin lidah nggak sabar makan, ya, pasti makannya juga bakal lahap. Jadi, bagi aku aroma dari steak itu sendiri juga penting selain kualitas daging steaknya," sambung Didiet.

Dalam menilai aroma, Didiet mengaku menyukai steak yang ditambahkan bawang bombay dipenyajiannya. Hal ini karena bawang bombay akan mengeluarkan rasa manis dan aroma khas pada steak.

Makan steak

Ini juga yang membuat dia kerap tak menambahkan saos lagi ke steaknya karena rasa dagingnya sudah enak.

"Menambahkan bawang bombay ke atas penyajian steak menurut aku melengkapi rasa dari daging yang akan dikonsumsi. Jadi, bagi aku, apa yang didengar, dilihat, dan dirasakan semua mesti seimbang," tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini