nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Desain Kostum Red Velvet Dituding Hasil Plagiat Lini Busana New York

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 28 Agustus 2019 08:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 28 194 2097508 desain-kostum-red-velvet-dituding-hasil-plagiat-lini-busana-new-york-Op6ucDt1KY.jpg Kostum Red Velvet dituding plagiat (Foto: South China Morning Post)

DUGAAN soal tiru-meniru di dunia industri fesyen dunia, memang bukan hal baru. Perihal dugaan tiru-meniru desain rancangan ini, kali ini tengah menimpa girlgroup terkenal asal Korea Selatan, Red Velvet.

Sehubungan dengan peluncuran album musim panas terbaru, girlgroup besutan SM Entertainment, ‘The ReVe Festival Day 2’. Red Velvet yang beranggotakan Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri ini merilis foto dan teaser sekaligus musik video. 

Namun, salah satu outfit yang dikenakan oleh kelima dara cantik bermotif kotak-kotak warna-warni itu disebutkan mirip dengan koleksi signature style dari lini busana asal New York, Paris 99.

Red Velvet

Tudingan plagiat ini menyeruak setelah sang desainer Paris 99, Paris Starn membuka suara melalui media sosial menyebutkan tentang kemiripan yang mencolok antara pakaian yang dipakai oleh Red Velvet dengan hasil kreasi lini busana Paris 99.

Melalui akun laman Instagram pribadinya, Paris mengunggah foto Red Velvet berbalut Mini dress yang hadir dengan bold cutout dan tali bergelombang tersebut, dengan keterangan yang menyebutkan bahwa kelima dara cantik tersebut mengenakan pakaian yang inspirasinya mengambil dari hasil rancangan Paris.

Paris disebutkan lebih lanjut menuduh SM Entertainment, telah mengambil imej yang dibuat oleh brand Paris 99 untuk rancangan busana tersebut.

 Red Velvet

Selain itu, Paris juga dengan tegas membantah ada hubungan atau kolaborasi dengan agensi manajemen raksasa Korea mengenai kostum Red Velvet ini. Meskipun dia mengatakan, sebenarnya akan bersedia untuk mengambil bagian dalam proyek ini jika memang diminta secara resmi oleh SM Entertainment.

“Sangat menyakitkan melihat sebetulnya grup besar bisa dapat membantu perancang busana kecil, daripada mengambil hasil kerja keras brand kami seperti seolah miliknya sendiri,” tulis Paris.

Sementara itu, mengenai isu tuduhan soal plagiat kostum ini. Hingga Paris Starn membuka suara di media sosial pun, SM Entertainment sendiri belum merilis pernyataan apa pun untuk mengklarifikasi mengenai masalah ini. Demikian seperti dilapor Southchinamorningpost, Rabu (28/8/2019).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini