nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali 6 Gangguan Orgasme, Salah Satunya Disertai Bersin!

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 29 Agustus 2019 05:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 28 485 2097897 kenali-6-gangguan-orgasme-salah-satunya-disertai-bersin-RamBfatRiv.jpg Kenali gangguan orgasme (Foto : Boldsky)

Orgasme sering kali dianggap sebagai titik kepuasan dalam bercinta. Akan tetapi, beberapa orang ada yang mengalami gangguan orgasme ketika bercinta dengan pasangan. Hal ini seringkali bisa membuat mereka merasa stres sehingga memengaruhi gairah seksual.

Berbicara mengenai gangguan orgasme, perempuan lebih sering mengalaminya. Melansir Shape, Kamis (29/8/2019), ada beberapa jenis gangguan orgasme pada perempuan. Berikut ulasannya : 

Sakit kepala orgasme

Gangguan ini dikenal dengan nama coital cephalgia dan bisa terjadi tepat sebelum atau selama orgasme. Kondisi ini membuat kepala terasa sangat sakit secara tiba-tiba. Meskipun masalah ini bisa hilang tanpa perawatan, tapi disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Sebab bisa menjadi pertanda masalah serius seperti tekanan darah rendah.

Sakit Kepala

Orgasme non-Miss V

Kondisi ini biasanya dikenal dengan nama ‘Foot Orgasm Syndrome’, perempuan merasakan orgasme spontan di kaki kirinya. Menurut sejumlah dokter hal ini terjadi karena ada permasalahan di saraf yang terletak di kaki dan alat kelamin. Gangguan orgasme ini biasanya disembuhkan dengan menyuntikkan anestesi.

Orgasme menyakitkan

Hubungan seks pada beberapa perempuan bisa terasa menyakitkan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, entah itu infeksi, cedera, atau masalah panggul lain seperti endometriosis. Rasa nyeri itu bisa berdampak pula ke orgasme yang dialami. Untuk mengatasi kondisi ini, biasanya cukup hanya diberi jeda istirahat sejenak.

perempuan Cemas

Orgasme tanpa henti

Perempuan lebih mungkin mengalami multiple orgasm alias orgasme berkali-kali dalam satu kali siklus bercinta. Akan tetapi, pada gangguan orgasme, perempuan bisa mengalami orgasme tanpa henti.

Faktor risikonya bisa karena tekanan di klitoris akibat mengenakan celana jins ketat, mengendarai mobil, atau duduk dalam waktu lama. Sedangkan untuk penyebabnya sendiri tidak bisa dipastikan. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk melihat apakah ada penyebab fisik seperti masalah saraf atau gairah rendah sehingga bisa ditentukan perawatan yang tepat.

Orgasme dengan bersin

Ketika orgasme, perempuan bisa saja mengalami bersin. Para ilmuwan berpikir itu terjadi ketika beberapa jaringan sistem saraf otonom yang mengatur gairah terganggu. Solusinya adalah minum dekongestan sebelum bercinta berdasarkan resep dokter.

Perempuan Bersin

Tidak ada orgasme

Terakhir, perempuan bisa tidak mengalami orgasme sama sekali ketika bercinta. Hampir 15 persen perempuan mengalami ini. Ada banyak faktor orgasme tidak terjadi. Mulai dari masalah mental karena stres hingga pengaruh obat-obatan. Hal ini perlu diatasi dengan konsultasi ke dokter.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini