Kerajinan Anyaman Daun Lontar dari Flores Siap Unjuk Gigi di Paris

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 28 Agustus 2019 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 28 612 2097507 kerajinan-anyaman-daun-lontar-dari-flores-siap-unjuk-gigi-di-paris-sk8YKwNFba.png Anyaman dari daun lontar siap unjuk gigi di Paris (Foto: Tiara/Okezone)

DALAM waktu dekat, Bekraf akan mengikutsertakan 24 produk lokal ke pameran dagang terbesar bidang kriya dan desain interior di Eropa, Maison et Objet. Pameran tersebut diselenggarakan pada 6 – 10 September 2019 di Paris Nord Villepinte Exhibition Center, Prancis. Salah satu brand yang ikut serta adalah kerajinan anyaman.

Industri kreatif saat ini mendapatkan perhatian tinggi dari pemerintah Indonesia karena memiliki nilai ekonomi yang cukup besar. Oleh karenanya tak heran bila para pelaku industri kreatif melalui Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) kian gencar mengikuti pameran internasional. Tujuannya apalagi jika bukan mengenalkan produk buatan Tanah Air seperti kerajinan anyaman ke mata dunia.

Anyaman

Produk anyaman ini merupakan kewirausahaan sosial yang berfokus memproduksi kerajinan anyaman yang dibuat langsung oleh penganyam perempuan di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Meilia Winata, selaku Co-Founder dan CMO Du’Anyam, produk-produk kriya yang dihasilkan merupakan tradisi turun temurun dari daerah tersebut. Di sana para penganyam sudah memiliki keterampilan khusus untuk mengubah daun lontar menjadi kerajinan tangan anyaman yang multifungsi.

“Kami bekerja sama dengan lebih dari seribu woman artisan atau ibu-ibu penganyam yang ada di Flores. Alasannya karena di sana kami melihat adanya permasalahan kesehatan yaitu angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi yang masih cukup tinggi,” ujar Meilia saat ditemui Okezone dalam konferensi pers, Selasa 27 Agustus 2019 di Jakarta.

 Anyaman daun lontar

Dirinya menuturkan, dengan kerja sama yang terjalin, ibu-ibu penganyam tersebut mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan begitu mereka bisa memiliki akses kesehatan terutama kesehatan gizi. Harapannya upaya itu dapat menekan AKI dan angka kematian bayi.

Untuk produk anyaman dari daun lontar ini pun beragam, ada dua jenis kategori yaitu living atau dekorasi rumah dan gaya. Produk dekorasi rumah meliputi keranjang, boks, dan tray yang sifatnya terbuat dari material natural. Sedangkan untuk kategori gaya ada tas, dompet, suvenir, dan produk fashion lainnya.

“Pada pameran Maison et Objet yang kami hadirkan adalah produk living atau home décor. Kebetulan ini pameran pertama kami di Eropa. Semoga produk kami bisa diterima oleh pasar di sana,” papar Meilia.

Sejauh ini Du’Anyam pernah beberapa kali mengikuti pameran internasional di Asia dan Amerika. Menurut Meilia, para pembeli sangat tertarik dengan produk-produk anyaman yang ditawarkan. Sebab produk tersebut memiliki nilai keterampilan dan kebudayaan yang luar biasa. Selain itu, jarang sekali negara yang memiliki produk anyaman.

“Kami membawa anyaman tradisional yang tidak dimiliki negara lain. Salah satunya yang best selling products adalah sobe. Pada produk itu kami meng-infuse traditional craft dengan modern desain,” jelas Meilia.

Produk sobe menggunakan teknik twisting sehingga dimana anyaman-anyaman dipelintir untuk membuat motif atau ukuran tiga dimensi. Hal itulah yang dianggap unik oleh para pembeli di pameran internasional. Sebab mereka belum pernah melihatnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini