nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trastuzumab Emtansine, Terobosan Pengobatan untuk Kanker Payudara Stadium Lanjut

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 29 Agustus 2019 16:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 29 481 2098186 trastuzumab-emtansine-terobosan-pengobatan-untuk-kanker-payudara-stadium-lanjut-rmg5jQXUW9.jpg Ilustrasi pengobatan kanker (Foto : Dailymail)

Salah satu penyakit yang masih menjadi momok menakutkan di Indonesia adalah kanker payudara. Penyakit ini merupakan jenis kanker yang paling banyak dialami perempuan di dunia, termasuk Indonesia.

Pada tahun 2018, sebanyak 58.256 perempuan di Indonesia didiagnosa kanker payudara. Di tahun yang sama, 22.692 perempuan di Indonesia meninggal karena kanker payudara.

Bicara soal penyakit mematikan ini, tahukah Anda kanker payudara jenis HER2-positif? Ini merupakan jenis kanker agresif yang banyak dialami oleh perempuan di usia produktif 25 hingga 55 tahun.

Kanker Payudara harus dilawan

Inovasi dalam pengobatan kanker tentu sangat penting sebagai jawaban atas kekhawatiran masyarakat. Nah, kini ada kabar baik terkait pengobatan kanker payudara.

Sebab, kini di Indonesia telah hadir pengobatan yang dinamakan, Trastuzumab Emtansine. Sebuah terobosan pengobatan yang diketahui telah disetujui oleh BPOM Indonesia.

Trastuzumab Emtansine adalah pengobatan dengan kombinasi dua agen anti-kanker dalam satu obat untuk pasien kanker payudara HER2 positif stadium lanjut. Trastuzumab Emtansine merupakan obat tunggal yang mensinergikan dua perlawanan terhadap kanker, yaitu kemoterapi dan terapi target dalam satu obat.

Trastuzumab Emtansine ini mengikat reseptor HER2 di permukaan sel kanker dan memblokir sinyal HER2 penyebab pertumbuhan sel kanker dengan cepat. Metode kerja yang dimiliki oleh Trastuzumab Emtansine ini meminimalisir kerusakan pada jaringan sel normal. Diberikan kepada pasien sebagai bentuk makanan liquid dengan cara diinfus rentang selisih tiga minggu sekali.

Kanker Payudara

Lalu, apakah pengobatan Trastuzumab Emtansine ini menjadi jawaban sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit kanker payudara secara tuntas? Dr. dr. Andhika Rachman, SpPD-KHOM mengatakan bahwa pengobatan ini bertujuan memperpanjang angka harapan dan kualitas hidup pasien kanker payudara stadium lanjut.

“Trastuzumab Emtansine memberikan rata-rata survival hingga 30,9 bulan dan menunda pemburukan penyakit hingga 9,6 bulan, serta kejadian efek sampingnya lebih sedikit dibandingkan pengobatan standar lapatinib dan capecitabine,” ungkap Dr. dr. Andhika saat ditemui Rabu 28 Agustus 2019 dalam gelaran acara “Media Gathering Roche-Better Chance For Life” di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Tetapi, tidak semua penyintas kanker payudara bisa menjalani pengobatan Trastuzumab Emtansine. Seperti dijelaskan Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD-KHOM, harus ada syarat dan kondisi yang harus dipenuhi, mulai dari riwayat terapi sebelumnya, performance, validasi status, hingga tingkatan stadium.

Kanker Payudara harus dicegah

Term and conditions, pertama pasien itu sudah pernah mendapatkan terapi Trastuzumab sebelumnya. Lalu ECOG Performance di titik 0 sampai 1, artinya masih bisa mandiri, contohnya fungsi hati masih bagus. Kemudian validasi status HER2-nya gimana, karena ada yang berubah dari positif ke negatif 15 persen. Terakhir, tingkatan stadiumnya. Harus sudah di stadium 4, kalau bukan enggak boleh,” pungkas Dr. dr. Cosphiadi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini