nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alami Pelecehan Seksual di Tempat Umum? Ini Langkah Pertama yang Bisa Dilakukan

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 01 September 2019 08:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 01 612 2099138 alami-pelecehan-seksual-di-tempat-umum-ini-langkah-pertama-yang-bisa-dilakukan-YTlyjRat7l.jpeg Pelecehan seksual di tempat umum (Foto: Thethaiger)

TINDAK pelecehan seksual saat berada di ruang ranah publik, memang jadi momok menakutkan yang bisa mengintai siapa saja. Tidak hanya wanita, namun juga kaum Adam.

Pelecehan seksual sendiri, secara harfiah Menurut The Advocates for Human Rights secara sederhana adalah perilaku verbal, non-verbal, fisik atau visual yang tidak disukai atau tidak diinginkan berdasarkan jenis kelamin atau yang bersifat seksual yang terjadi dengan tujuan atau efek melanggar martabat seorang orang.

 pelecehan seksual

Contoh tindakan pelecehan yang biasa terjadi di ruang publik, sebut saja mulai dari pelecehan seksual, baik itu komentar eksplisit secara seksual ataupun tindakan, rasis, transphobia, dan merendahkan lainnya.

Komentar yang tidak disukai tentang penampilan, aksen, seksualitas, mengintip, membuat gerakan vulgar, adanya ancaman untuk melepas pakaian, siulan, ciuman, hingga mengklaim bahwa Anda tidak memiliki hak untuk berada di ruang publik.

 Lalu, jika sampai menjadi korban pelecehan seksual saat berada di ruang publik, langkah atau sikap seperti apa yang seharusnya dilakukan?

Dalam menghadapi tindakan pelecehan seksual, pertama yang bisa dilakukan ialah mempercayai insting diri sendiri. Merasa ada sesuatu yang tidak beres? Tiba-tiba diri menjadi risih? Segera setelah itu dengan berikan tatapan tajam langsung kepada pelaku. S Dengan ini secara langsung kita telah memberi tanda bahwa kita tidak suka dan tidak nyaman dengan perilaku orang tersebut.

 pelecehan seksual

Langkah kedua bisa dengan mengangkat tangan di hadapan Anda, untuk memberikan sinyal tanda berhenti dan memperlihatkan batasan diri. Secara internasional, gestur ini merupakan bahasa tubuh universal yang bisa dimengerti siapapun.

Setelah itu, kita bisa juga menggunakan kata saya saat berkomunikasi sambil terus memasang ekspresi wajah ‘poker face’ flat alias datar dan nada bicara yang netral. Misalnya saat berujat “Saya ingin Anda berada jauh dari saya,”. Ulangi pesan ini sebanyak tiga kali, bicara dengan lantang dan jelas.

 Pelecehan seksual

Jika masih juga terjebak, langkah selanjutnya yang bisa kita lakukan adalah bergerak atau bahkan bisa juga langsung lari, tinggalkan tempat tersebut. Sebab pelaku tindakan pelecehan sejatinya tidak pantas merasakan kehadiran diri kita di sampingnya.

Terakhir, jika mengalaminya di jalanan atau tempat sepi, segera pacu diri untuk pindah tempat yang ramai. Carilah tempat yang penuh keramaian, dengan menuju tempat ramai penuh banyak orang, pelaku pelecehan akan kesulitan untuk membuntuti kita. Demikian seperti dihimpun Okezone, dari berbagai sumber.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini