nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Farah Pernah Diusap-usap Pahanya oleh Teman Kantor

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 01 September 2019 16:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 01 612 2099299 cerita-farah-pernah-diusap-usap-pahanya-oleh-teman-kantor-dOUGhdSOc7.jpg Mengusap paha merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual (Foto: Business Insider)

Pelecehan seksual bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan pekerjaan seperti di kantor. Bahkan kadang pelaku pelecehan seksual malah teman kantor, ini seperti yang terjadi pada seorang karyawan bernama Farah (bukan nama sebenarnya).

 Stop pelecehan seksual

Farah mengaku, ia pernah mengalami pelecehan seksual dari teman kantor. Peristiwa menyebalkan itu terjadi di kantornya yang berlokasi di Jakarta Selatan pada 2015 lalu.

Farah bekerja di salah satu production creative. Kebanyakan partner atau timnya kerjanya mayoritas laki-laki. "Karena kebanyakan tim aku itu laki-laki, jadi aku sering kumpul sama mereka," katanya saat dihubungi Okezone, Minggu, (1/9/2019).

Singkat cerita, saat itu Farah sedang duduk di bawah pohon di depan kantornya. Tempat itu biasa jadi tongkrongan orang-orang kantornya. Farah pun tidak sendiri, dia ditemani oleh teman pria yang satu tim dengannya. Sebut saja namanya Putra.

Saling ledek atau guyon memang hal yang biasa di lingkungan mereka. Kebetulan Putra duduk persis di samping Farah. Tapi lama kelamaan gelagat Putra ini makin aneh, Farah menerka-nerka sebenarnya ada apa dengan temannya ini.

"Enggak kaya biasanya. Tatapan Putra ke aku agak aneh. Cara mendekatinya juga enggak biasa," ujarnya.

Ketika Farah lengah, tiba-tiba Putra memegang paha Farah. Bukan hanya itu, Putra juga sambil mengusap-ngusapnya. Sontak Farah terkejut karena temannya ini mulai berani.

"Aku kaget dong. Langsung aku singkirkan tangannya itu dan langsung pergi tanpa bilang apa-apa sama dia," terang Farah.

Farah pergi sambil memasang wajah marah, dan meninggalkan Putra tanpa sepatah katapun. Anehnya setelah kejadian itu Putra tidak merasa bersalah sedikitpun. Malahan terkesan cuek dengan apa yang dia lakukan.

"Dari situ aku mulai jaga jarak sama Putra. Karena dia udah berbuat yang enggak pantas. Mudah-mudahan teman-teman perempuan sekantorku juga enggak pernah mengalami," lanjutnya kesal.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini