nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengatur Keuangan Pengantin Baru, Gaji Suami-Istri Baiknya Digabung atau Dipisah?

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 02 September 2019 14:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 02 196 2099525 mengatur-keuangan-pengantin-baru-gaji-suami-istri-baiknya-digabung-atau-dipisah-PKLjZDMUdD.jpg Bagaimana cara mengatur keuangan pengantin baru? (Foto: Genfkd)

KOMUNIKASI dan keterbukaan menjadi salah satu kunci penting untuk kelanggengan sebuah hubungan. Bahkan di dalam sebuah pernikahan, banyak ahli yang menganjurkan agar pasangan tidak menyembunyikan hal sekecil apapun, termasuk dalam mengatur keuangan.

Berbicara soal keterbukaan dalam mengatur keuangan, ada beberapa orang yang benar-benar memberi tahu pasangannya menyangkut jumlah penghasilan. Bahkan mereka tidak masalah bila keuangan mereka digabung dengan pasangan.

Ilustrais menabung

Tapi ada pula yang memilih menyimpan sendiri informasi tentang penghasilan sehingga pasangannya tidak tahu pasti jumlah penghasilan yang dimilikinya. Tipe seperti ini biasanya memiliki tabungan terpisah dengan pasangannya.

Di masyarakat, pandangan mengatur keuangan pasangan suami istri memang beragam. Ada yang setuju jika uang suami dan istri digabung. Ada pula yang memilih untuk memiliki tabungan masing-masing. Atau ada yang membagi penghasilannya dimana ada bagian untuk harta bersama dan ada bagian lain untuk disimpan sebagai tabungan.

Akan tetapi, sebenarnya mana yang jauh lebih baik untuk kelanggengan hubungan pernikahan? Melansir Yourtango, Senin (298/2019), banyak penasihat keuangan yang mengatakan menggabung keuangan adalah hal yang berbahaya. Terutama apabila salah satu pihak memiliki utang sebelum pernikahan.

 Masalah keuangan

Menurut ahli penghematan uang, Jill Caponera, pasangan sebaiknya memiliki rekening bank yang terpisah hingga masalah utang itu selesai. Cara itu dianggap dapat memperbaiki situasi keuangan hingga pasangan memiliki tabungan yang jumlahnya setara. Di sisi lain, ada pula penelitian yang menyarankan sebaliknya.

Dalam penelitian di Pew Research Center Social and Demographic Trend dikatakan, pasangan yang menggabungkan tabungan hidupnya lebih efisien secara ekonomi daripada dipisah. Penelitian itu menyarankan agar mengumpulkan penghasilan di satu tabungan dipandang sebagai langkah sehat dalam suatu hubungan. Beberapa peneliti berpendapat, pasangan yang menggabungkan tabungan maka hubungannya cenderung bertahan lebih lama.

Akan tetapi, pilihan untuk memisah atau menggabungkan tabungan kembali lagi ada di tangan masing-masing. Sebab hubungan bersifat situasional sehingga pasangan harus menilai stabilitas dan berkonsultasi dengan ahli keuangan sebelum membuat keputusan. Ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan dan tanyakan pada diri sendiri maupun pasangan.

 Tabungan

1. Apakah memisahkan tabungan dipandang sebagai kenyamanan atau beban?

2. Apakah saat menggabung tabungan masing-masing pihak akan saling berkontribusi?

3. Apakah tabungan bila dipisah atau digabung bisa mencukupi kebutuhan anak?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini