nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Terjadi Kecelakaan, Inilah Fakta di Balik Mitos Tol Cipularang

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 02 September 2019 17:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 02 612 2099735 sering-terjadi-kecelakaan-inilah-fakta-di-balik-mitos-tol-cipularang-eOyGAcTjqd.jpg Kecelakaan di Tol Cipularang (Foto: Ist.)

Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Tol Cipularang pada hari ini, Senin (2/9/2019). Kali ini kecelakaan terjadi di KM 91 arah Jakarta dan melibatkan 21 kendaraan. Berdasarkan informasi terbaru dilaporkan sebanyak 9 orang tewas dan 8 korban mengalami luka berat.

Kecelakaan di jalan tol yang melintas di sepanjang Cikampek, Purwakarta, dan Padalarang itu memang bukan hal baru. Bahkan sejumlah mitos tentang kecelakaan di Tol Cipularang telah berkembang di masyarakat. Terlebih lokasi kejadian kecelakaan hampir selalu sama yakni KM 91-KM 97 sehingga dianggap angker.

 Tol Cipularang

Mitos-mitos yang berkembang di masyarakat mengatakan, kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang memiliki campur tangan makhluk gaib. Salah satunya adalah kemarahan penunggu Gunung Hejo akibat pembuat jalan tol ingkar janji dengan warga sekitar.

Sebelum tol itu dibangun, masyarakat dijanjikan pembuatan musala dan pembukaan akses jalan ke gunung yang berada di sekitar tol. Namun janji itu tak kunjung direalisasikan.

Mitos lainnya adalah pengemudi yang melintas di sekitar KM 91-KM 97 yang terkenal angker sering melihat penampakan makhluk gaib. Hal itu membuat pengemudi terkejut sehingga hilang konsentrasi dan menyebabkan kecelakaan.

Kemudian ada pula yang mengatakan lokasi kecelakaan di Tol Cipularang sering terjadi merupakan tempat perlintasan makhluk halus dari kerajaan gaib. Hal inilah yang membuat masyarakat sekitar yakin bila kecelakaan yang sering terjadi merupakan ulah makhluk gaib.

Tapi jauh sebelum ada jalan tol, Gunung Hejo memang merupakan tempat yang dianggap angker. Di sana ada penunggu gaib petilasan yaitu Syekh Magelung Sakti yang berperawakan tinggi besar, berbaju putih, memakai sorban, dan berjenggot.

Petilasan sendiri dianggap sebagai tempat keramat dan sering dikunjungi untuk melakukan ritual khusus atau ziarah karena dipercaya sebagai tempat persinggahan Raja Pajajaran Prabu Siliwangi.

Di balik mitos angkernya, ada penjelasan ilmiah mengenai penyebab kecelakaan yang berkaitan dengan kondisi geografis jalan tol. Merangkum berbagai sumber, Senin (2/9/2019), sepanjang KM 92-KM 104 Tol Cipularang memang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Alasannya karena pada KM 92-KM 93 dari arah Jakarta terdapat dua tikungan tajam dengan sudut sekira 80°. Tikungan itu berada setelah jalan menurun dengan kecuraman sekira 20°.

Belum lagi sepanjang KM 95 jalan tol terbentang lurus sehingga bisa menimbulkan kantuk bagi pengemudi. Kemudian titik KM 96-KM 97 dianggap titik rawan karena kontur jalan yang menurun dengan kecuraman sekira 20° dan ada tikungan tajam dengan sudut sekira 80°.

Lalu pada KM 101-KM 103 jalanan terbentang lurus namun sambungan jembatan lebih rendah dibanding jalan utama sehingga memicu genangan air. Kondisi ini membuat kecelakaan rawan terjadi karena bisa menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan. Terakhir di KM 104 terdapat tikungan tajam dengan sudut kemiringan sudut sekira 80° sehingga bisa memicu kecelakaan bila tidak berhati-hati.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini