nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Ganteng Tuntut Aplikasi Kencan Online Karena Curi Identitas

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 04 September 2019 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 04 196 2100712 polisi-ganteng-tuntut-aplikasi-kencan-online-karena-curi-identitas-0NhoPA2dZl.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Seorang polisi terpaksa melaporkan sebuah aplikasi kencan online atas tuduhan pencurian identitas. David Guzman tidak pernah menyangka bahwa potret dirinya digunakan oleh seorang oknum untuk kepentingan pribadi.

Ia pun merasa terganggu karena status hubungannya saat ini sudah menikah. Menurut laporan NBC, kejadian ini bermula ketika Guzman menemukan foto profil Facebook-nya tersebar di sebuah aplikasi kencan online bernama Uniform Dating.

Aplikasi ini memang terbilang populer bagi mereka yang ingin mencari pasangan dari kalangan polisi maupun tentara. Tidak terima fotonya digunakan, Guzman menuntut Uniform Dating di pengadilan setempat.

 Pria di mobil

Sebagai seorang suami dan ayah, ia merasa dirugikan oleh aplikasi tersebut. Bila dibiarkan, Guzman khawatir akan menimbulkan kesalahpahaman.

Menanggapi tuntutan Guzman, aplikasi yang berbasis di Inggris itu berkilah bahwa Guzman lah yang memasukkan sendiri foto profilnya ke dalam aplikasi. Dalam arti lain, pihak perusahaan memiliki hak penuh untuk menggunakan fotonya.

"Fakta dan buktinya sudah jelas. Dialah yang memasukkan sendiri foto profilnya ke dalam aplikasi kencan online kami," tulis pernyataan Uniform Dating.

Tidak hanya itu, Uniform Dating juga mengklaim bahwa biodata dan email pribadi Guzman benar-benar sama dengan yang terdaftar di aplikasi mereka.

Tudingan tersebut diperkuat oleh data yang terekam jelas pada server mereka, bahwa Guzman pernah menggunakan aplikasi Uniform Dating meski hanya satu kali.

Namun nasi telah menjadi bubur. Kasus ini sudah terdaftar di pengadilan lokal, dan tampaknya akan semakin sengit. Bagaimana tidak? Bila Uniform Dating terbukti mencuri identitas Guzman, pihaknya tentu akan langsung diberikan sanksi yang keras.

Begitupun sebaliknya. Jika Guzman terbukti bersalah, ia harus menerima sanksi atas tuduhan pencemaran nama baik.

Berkaca dari kasus ini, mungkin sebaiknya Anda berpikir dua kali bila ingin memasukkan data maupun foto pribadi di media sosial. Demikian dilansir Okezone dari Askmen, Rabu (4/9/2019).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini