nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan Indonesia Banyak Lakukan Fake Orgasm, Alasannya Menarik

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 05:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 04 485 2100758 perempuan-indonesia-banyak-lakukan-fake-orgasm-alasannya-menarik-KH5psS8Exk.jpg Ilustrasi (Foto: BBC)

Dalam berhubungan seks, perempuan sering kali melakukan fake orgasm (orgasme palsu). Padahal kebiasaan itu bisa bikin pasangannya kecewa lho.

Menariknya pula, perempuan Indonesia banyak yang melakukan fake orgasm. Demi menyenangkan hati suami di ranjang, perempuan rela membohongi.

Sexologist Haekal Anshari mengatakan, cukup banyak perempuan melakukan fake orgasm untuk menyenangkan hati suami. Kalau tidak melakukannya, seorang perempuan akan merasa bersalah.

 Tangan wanita

"Kalau perempuan melakukan fake orgasm, tapi laki-lakinya sudah paham, sebenarnya ya tahu-tahu saja. Saat orgasme sungguhan otot miss V akan kontraksi di dalam Mr P. Tapi kalau laki-lakinya amatir, pasti dia cuek saja," ucapnya di Acara Pillow Talk with Andalan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Agustus 2019.

Haekal menambahkan, perempuan pada dasarnya sulit mengalami orgasme. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu, sampai membuat perempuan niat melakukan fake orgasm.

Saat berani mengalami fake orgasm, sebut Haekal, kesalahan bisa jadi dialami laki-laki atau perempuan. Sayangnya mereka tidak dikomunikasikan dengan baik.

"Kebanyakan faktornya bisa karena ereksi Mr P laki-laki tidak keras optimal. Atau salah posisi seks di ranjang. Atau perempuan itu hormonnya terganggu, takut hamil, dan lain-lain," tuturnya.

Ditambahkan Aesthetic Gynecologist dr Dinda Derdameisya, SpOG, biasanya perempuan yang melakukan fake orgasm merasa sakit dalam hubungan seks sakit. Maka si perempuan ini ingin cepat-cepat menyelesaikan sesi bercintanya.

"Kalau hubungan seks sakit, bisa karena foreplay kurang. Lubrikasi (pelumasan) belum banyak, jadi tidak saling terpuaskan," ucap dr Dinda.

Padahal kalau perempuan dirangsang dengan baik, pasti akan memudahkan si dia untuk mencapai klimaks. Sebelum mengawali penetrasi, jangan lupakan foreplay karena aksi itu jadi momen pemanasan sebelum bercinta.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini