nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Chelsea Islan dan Sonia Wibisono Bagikan Tips Cegah Kanker Payudara

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 21:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 05 481 2101233 chelsea-islan-dan-sonia-wibisono-bagikan-tips-cegah-kanker-payudara-g79cmNJ5KZ.jpg Chelsea Islan dan dr Sonia Wibisono (Foto: Instagram)

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker tertinggi yang mengancam nyawa perempuan. Dari dara GLOBOCAN yang dirilis tahun 2012, disebutkan insiden kanker payudara telah dialami oleh 38 dari 100.000 perempuan Indonesia.

Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) yang dipublikasikan pada 2018, dari populasi dunia, tercatat 6,6 persen pasien meninggal akibat kanker payudara dan 11,6 persen terdeteksi sebagai kasus baru. Hal ini pun menjadi perhatian bagi artis Chelsea Islan.

Sebagai seorang anak dari survivor kanker payudara, Chelsea Islan memiliki perhatian yang cukup tinggi pada penyakit tersebut. Untuk itu, dia menerapkan gaya hidup sehat demi mencegah kanker payudara.

Chelsea Islan menegaskan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara adalah dengan rutin berolahraga, ringan maupun berat. Sedikitnya selama tiga jam per minggu.

 Artis Indonesia

Sementara itu, dr Sonia Wibisono mengungkapkan kekhawatirannya melihat meningkatnya pasien penderita kanker payudara tahap lanjut di Indonesia. Menurutnya, kanker payudara masih bisa diobati jika dapat dideteksi saat stadium awal.

Ia pun menyerukan pentingnya edukasi dan sosialisas deteksi dini kanker payudara kepada masyarakat secara masif.

“Sangat baik apabila kita bisa meningkatkan pemahaman pentingnya mencegah dan melakukan deteksi dini secara reguler,” ujar Sonia Wibisono dalam bincang santai menyambut bulan kepedulian kanker payudara Internasional di Jakarta baru-baru ini.

Dokter Sonia mewanti-wanti agar para perempuan Indonesia peduli terhadap kesehatan payudaranya. Berbeda dengan ibunda Chelsea Islan yang berhasil melawan kanker payudara, ibunda dr Sonia meninggal karena kanker payudara di usia ke-53 pada 1998.

"Padahal itu pun sudah dilakukan pemeriksaan payudaranya setahun sekali. Namun bisa jadi karena faktor genetik harus mengalami jenis kanker yang ganas sehingga beliau meninggal dunia karena rusaknya otot jantung karena kemoterapi," ungkap Sonia.

Langkah yang perlu dilakukan untuk cegah kanker payudara

Sonia mengungkapkan kemungkinan gaya hidup tidak sehat dari sang ibunda yang membuatnya terkena kanker payudara. Mulai dari terpapar asap rokok hingga suka mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet.

Dari pengalaman pahit tersebut, dr Sonia mengimbau para perempuan untuk selalu rajin dan rutin memeriksa payudara sendiri (SADARI).

 

"Dan diusahakan setahun sekali harus melakukan USG untuk perempuan yang secara genetik sudah ada potensi terserang kanker payudara. Sedangkan untuk usia di atas 40 tahun sebaiknya juga melakukan Momogram setahun sekali, termasuk untuk usia di bawah 40 tahun yang tidak ada genetik kanker sebaiknya tetap saja melakukan USG setiap 2 tahun sekali," ujar dokter yang juga Youtuber ini.

Dokter Sonia melanjutkan, Anda tak hanya perlu melakukan pap smear, namun juga USG dan Momogram untuk memastikan Anda terhindar dari penyakit mematikan itu.

"Ini karena deteksi sejak dini sangat penting dilakukan agar pengobatannya bisa lebih tuntas dan diharapkan dapat membantu memperpanjang umur," lanjut dr Sonia.

Menggandeng Chelsea Islan

Dalam rangka menyambut bulan kepedulian kanker payudara pada Oktober mendatang, dr Sonia menggandeng Chelsea Islan untuk ikut mengampanyekan pencegahan penyakit tersebut. Chelsea pun akan bergabung dengan dr Sonia dan Airyn Tanu dan berkolaborasi dengan Lovepink Indonesia untuk melakukan kampanye.

"Saya, dokter Sonia dan Airyn akan membuat pendant dari batu safir berwarna pink dan nanti hasilnya diberikan untuk edukasi bahaya kanker payudara dan juga memberikan fasilitas pengecekan Momogram. Kita jual pendant itu untuk amal edukasi kanker payudara," jelas Chelsea Islan.

Bulan depan, Chelsea akan turut dalam fun walk dan pink virtual marathon bertajuk Indonesia Goes Pink 2019. Menurut dr Sonia Wibisono, sebagai olahraga ringan, fun walk ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara bersama kerabat dan sahabat.

"Juga olahraga penting untuk anti stres. Stres dan kepikiran faktor penting juga pencetus kanker payudara," kata dr Sonia.

Ia melanjutkan, Pink Virtual Marathon dapat mendorong sosialisasi sekaligus memberikan dukungan moral bagi pasien penderita kanker payudara. Dalam rangkaian Indonesia Goes Pink, akan ada acara fun walk, karnaval, pink pop up market, hingga maraton Indonesia Goes Pink Run.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini