nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral CV Bertema Lego Karya Riski Anugrah, Ini Kisah di Baliknya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 06 612 2101418 viral-cv-bertema-lego-karya-riski-anugrah-ini-kisah-di-baliknya-W4BpFz29wv.jpg CV unik bertema Lego (Foto: qwangkwang/Twitter)

Curriculum Vitae (CV) unik menjadi pembahasan hangat di media sosial sekarang ini. Adalah CV Lego karya Riski Anugrah. CV ini dianggap unik karena tak mengandalkan kertas selembaran yang biasa dibuat calon pelamar kerja.

Pembahasan ini menjadi viral setelah akun Twitter @qwangkwang membagikan postingan pada 30 Agustus 2019. Di sana, Yanuar membagikan dua foto yang sekilas adalah produk mainan Lego yang dijual di pasaran. Tapi, jika dilihat lebih dekat, siapa sangka kalau itu adalah CV.

"Ada orang mau magang di kantor, kirim CV model beginian. Langsung terima!" tulis Yanuar. Postingan ini kemudian dibagikan ulang hampir 13 ribu kali dan disukai 23 ribu netizen.

 CV unik

Terkait dengan CV-nya, bisa dijelaskan sedikit kalau di sana tertulis dengan besar kata 'Sekian' yang merupakan nama beken dari si pemilik CV lego ini. Kemudian, di balik tampilan depan, Anda akan lihat detail keahlian dan minat si pemilik CV lengkap dengan gambar Lego-nya.

Menariknya, bukan hanya hard cover CV berbentuk instalasi, Anda juga akan melihat lego asli yang ditempatkan di bagian depan. Lego tersebut berada di sebuah etalase plastik yang ditempelkan di CV tersebut. Menarik, ya?

Kisah di balik pembuatan CV Lego

Mengetahui hal ini, Okezone langsung menghubungi si pemilik CV melalui Instagram-nya @darisekian. Di sana, Riski Anugrah yang biasa disapa Sekian mengungkapkan cerita di balik CV-nya yang viral sekaligus menjelaskan detail pembuatan karyanya itu. Seperti apa penuturan Sekian?

 CV unik

Pada Okezone, Sekian menjelaskan kalau datangnya ide itu bersumber dari menggali diri sendiri dan memahami 'siapa aku'. Kemudian, pemikiran itu berkembang dibantu dengan beberapa referensi di internet.

"Jadi, walau pun nantinya ide tersebut ternyata sudah pernah ada, ini tetap ada pembaharuan dari sana dan landasannya tetap original, karna 'theres nothing new under the sun'. Jadi sebenarnya hampir mustahil untuk menciptakan sebuah desain yang benar-benar baru," kata Sekian.

Ya, CV Lego karya anak muda berusia 22 tahun ini sebelumnya sempat dituduh menyontek dari karya orang asing yang dibuat tahun lalu. Pernyataan ini disampaikan netizen bernama @kevinjpratama. Kevin memberikan pernyataan sekaligus bukti terkait CV Lego tersebut di Twitter.

"Ini dia mengambil inspirasi dari seseorang di luar negeri yang sudah pernah mencoba membuat model serupa, setahun lalu," tulis Kevin. Dia pun membagikan website yang menampilkan CV Lego karya orang asing yang dimaksud.

 CV unik

Lalu, Sekian membalas pernyataan itu dengan cukup santai. "Ada yang bilang juga bahwa ada orang lain yang pernah bikin CV dengan konsep serupa dan jujur aku aja baru tahu ada yang idenya serupa wkwkwk," jawabnya.

Dia melanjutkan, seperti yang sudah dijelaskan, ide awalnya bukan dari internet, tetapi 'self branding story' yang coba di-deliver memalui media yang dirasa cocok, yaitu mainan. Internet hanya menjadi referensi mengembangkan ide awal.

"Kemarin pun ternyata sudah ada yang juga pernah menggunakan 'packaging' Lego sebagai media CV, namun landasan dan desain tidak sama persis. Karena itu patut juga diketahui, plagiarisme itu tipis untuk dihindari, jika idenya memang original, mau semirip apa pun dengan karya orang pasti ada pembaharuan. Jadi, tidak sepenuhnya plagiat," paparnya.

 

Proses pembuatan CV Lego

Untuk proses pembuatannya, Sekian menjelaskan, sebenarnya sederhana. Perihal 'packaging', itu dicetak di atas artpaper yang ditumpuk dan ditempel hingga menyerupai tekstur karton yang biasa dipakai untuk 'packaging mainan'.

Lalu, plastik yang digunakan sebagai etalase Lego, itu diambil dari bekas 'packaging' batu baterai yang biasa ada di mini market. Kemudian, untuk Figure Lego-nya, Sekian ambil dari set-lego yang kira-kira sesuai dengan keinginan atau desain yang dibuat. Sisanya diwarnai dengan cat acrylic.

Hal cukup penting di CV Lego ini menurut Sekian ialah raut wajah mesti sesuai, juga baju dan celana bisa sedikit diakalin untuk semirip mungkin dengannya.

"Nah, yang berat justru waktu pengambilan ide. Setelah mengambil 'value' mainan sebagai landasan awal 'deliver' diri dalam CV, awalnya sempet nyoba bikin dengan 'action figure' yang beneran mirip dengan saya, namun karna banyaknya keterbatasan baru lah muncul ide Lego ini. Karena mainan Lego simple untuk di-custom sendiri dan ternyata lebih bisa 'deliver value' yang ingin saya sampaikan melalui CV tersebut," tambahnya.

Pentingnya CV original sekaligus eye-catching

Pembahasan ini pada akhirnya merujuk pada pertanyaan; Begitu pentingnya kah CV? Dan menurut Sekian, penting.

Menurutnya, tak bisa dielak, 'people judges a book by its cover' dan kita harus bisa terima itu. Lagipula, perusahaan nggak mungkin harus kenal dan mendengarkan cerita semua orang yang mau masuk dan bekerja di perusahaan mereka, bukan?

"Ini sebenernya yang tabu di sini, singkatnya sih sama seperti perempuan atau laki-laki yang lebih ganteng cenderung lebih menarik bagi lawan jenis. Sama halnya tentang CV yang jadi 'first impression' perusahaan untuk membuat mereka ingin mengenalmu lebih jauh," ungkapnya.

Bahkan, sambung Sekian, hal yang mesti diketahui juga ialah orang-orang Barat bisa sampai mencari 'media exposure' melalui kasus-kasus agar namanya dapat dikenal khalayak luas (viral) dengan harapan dapat mempermudah masuk ke sebuah perusahaan.

"So, jadilah kancil di antara ribuan gajah yang berbaris, maka ceritamu pasti lebih menarik untuk didengar," pesan Sekian.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini