nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisruh KPAI-PB Djarum, Ini Sikap Menteri Yohana

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 11:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 10 196 2102844 kisruh-kpai-pb-djarum-ini-sikap-menteri-yohana-DGUDL3Gak1.jpg Menteri Yohana Yembise (Foto : Dok.Okezone)

Kisruh antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan PB Djarum menuai kontroversi di tengah masyarakat. KPAI menuding PB Djarum telah melakukan eksploitasi terhadap anak lewat audisi umum beasiswa bulu tangkis. Hal ini berbuntut pada keputusan untuk menghentikan audisi umum tersebut di tahun depan.

Keputusan itu disesalkan banyak pihak. Alasannya karena PB Djarum dianggap sebagai salah satu klub yang mencetak atlet bulu tangkis andalan Indonesia. Tapi di sisi lain, ada pula yang turut menentang audisi umum tersebut karena ditengarai memaparkan iklan rokok terhadap anak sejak dini dan berbuntut pada eksploitasi anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, turut angkat bicara mengenai hal ini. Menurutnya, pemerintah tetap tegas menolak segala sesuatu yang melanggar hak-hak anak.

Menteri Yohana

"Kami sudah melakukan koordinasi internal kementerian, yang jelas pada dasarnya, barang siapa yang melakukan pelanggaran terhadap hak anak dalam bentuk apapun, harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar Menteri Yohana saat ditemui Okezone di Gedung Kemen PPPA, Senin 9 September 2019.

Menteri Yohana menekankan, jangan sampai anak-anak diperalat untuk kepentingan pihak-pihak tertentu, termasuk urusan bisnis. Dalam hal audisi umum bulu tangkis yang diadakan PB Djarum, menteri yang akrab disapa Mama Yo ini menilai telah terjadi tindak pelanggaran. Bahkan ada dua peraturan yang sudah dilanggar.

"Ada dua undang-undang (yang dilanggar) yaitu perlindungan anak dan kesehatan. Semua pihak harusnya tunduk pada dua aturan ini yang sudah dibuat secara nasional, hukumnya lebih tinggi," tegas Menteri Yohana.

Menteri Mama Yo

Meskipun ada izin dari pemerintah daerah, bila ada indikasi kegiatan tersebut melanggar undang-undang nasional, maka harus dihentikan.

Berkaitan dengan kesempatan anak untuk mengembangkan bakatnya melalui audisi umum, Menteri Yohana menambahkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak lain.

Mama Yo Kacamata

"Memang kalau dihentikan (audisi umum beasiswa bulu tangkis), harus koordinasi dengan Kemendikbud membicarakan cara apa (yang harus dilakukan) sehingga anak-anak mendapatkan hak mereka. Ditambah dengan Kemenpora," pungkas Menteri Yohana.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini