nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polemik PB Djarum-KPAI, Menkes Nila Tak Ingin Anak-Anak Terjerumus Merokok

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 20:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 10 481 2103155 polemik-pb-djarum-kpai-menkes-nila-tak-ingin-anak-anak-terjerumus-merokok-MlUIONEqjh.jpg Menkes Nila bicara soal polemik PB Djarum dan KPAI (Foto : Dok.Okezone)

Kisruh PB Djarum dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sejak beberapa hari lalu masih menjadi perdebatan di masyarakat. Sebagaimana diketahui PB Djarum akan menghentikan audisi bulutangkis pada 2020 karena dinilai menggunakan anak untuk mempromosikan produknya yang berupa rokok. Tentunya hal ini mengundang banyak perhatian, salah satunya dari Menteri Kesehatan, Nila Moeloek.

Terkait kisruh PB Djarum-KPAI, Menkes Nila mengatakan sangat prihatin dengan persentase anak yang merokok di Indonesia yang semakin tinggi setiap tahunnya. Oleh sebab itu, ia menilai anak harus mendapatkan perlindungan dan juga informasi yang baik agar tidak terjerumus pada rokok. Terlebih rasa ingin tahu anak yang masih besar dan tertarik untuk mencoba rokok.

Menkes Nila sibuk

"Kami melihat persentasi merokok anak-anak naik dari 5 persen menjadi 9,1 persen. Anak-anak ini menurut saya harus dilindungi dengan diberikan infomasi dalam hal ini. Anak-anak cepat sekali terjerumus, lihat yang menarik ya dia coba," terang Menkes Nila, dalam acara Indonesian Health Tech Innovation, Selasa (10/9/2019).

Lebih lanjut terkait perdebatan PB Djarum-KPAI, Menkes Nila mengatakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) hanya bisa menjaga dan melindungi para generasi muda agar tidak ikut merokok.

Pasalnya rokok akan menimbulkan sejumlah penyakit yang nantinya malah akan menambah masalah baru.

Menkes Nila di Mimbar

(Foto : @KemenkesRI/Twitter)

"Ya ini, dari kami hanya menjaga dan melindungi jangan sampai anak-anak ini mendapat penyakit. Kami hanya membatasi dari jangan sampai anak-anak merokok karena kita tahu ini.akan membahayakan kesehatan kita. Kita memberikan perlindungan," lanjutnya.

Terkait kasus promosi rokok yang melibatkan anak-anak, Menkes Nila meminta agar jangan sampai menggunakan anak-anak sebagai promosi produk rokok. Pasalnya hal ini akan membuat para generasi muda semakin tertarik untuk merokok sehingga Kemenkes sendiri tidak mengijinkannya.

Nila Moeloek

(Foto : @KemenkesRI/Twitter)

"Justru itu kami meminta dalam hal ini, kalau kalian di depan ini ada gambar dan macho sekali anak-anak, tertarik nggak sih? pasti tertarik. Dalam bentuk iklan kami meminta tidak boleh. Terkait beasiswa yang diadakan, itu kan urusan mereka untuk pendidikan. Tapi jangan sampai mengimingkan mereka untuk memakai," tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini