nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Deep Fake, Masa Depan Industri Film Dewasa

Ade Charisma, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 21:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 11 485 2103591 mengenal-deep-fake-masa-depan-industri-film-dewasa-Eflc29WpuY.png Ilustrasi Deep Fake. (Foto: Daily Star)

PERNAHKAN mendengar istilah Deep Fake? Deep fake merupakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelegence (AI) yang dapat membuat video atau audio palsu. Tapi, yang pertama kali menyatakan niat untuk memakai teknologi ini adalah industri film dewasa.

Teknologi deep Fake memungkinkan untuk membuat wajah seseorang, dengan ekspresi aslinya yang berasal dari pembelajaran mesin. Hal ini pun dimanfaatkan untuk sebagai pemenuh syahwat para pria.

Dilansir dari Daily Star, model webcam girl Elysia Downings mengatakan bahwa kecerdasan buatan akan memiliki peran yang besar dalam industri pornografi. Para pekerja pun harus membuat terobosan baru untuk bersaing dengan kecerdasan buatan ini.

Meski demikian, Elysia yakin wanita asli masih akan memiliki pasarnya tersendiri. Kini pekerja pada industri seksualitas ini pun sudah menerapkan teknologi deep fake, sebagai bentuk adaptasi mereka atas perkembangan teknologi.

Tidak hanya boneka, kini para ilmuwan pun telah mengembangkan robot pemuas syahwat, virtual reality, tayangan pornografi interaktif dan tentunya deep fake. Demikian seperti dilansir dari dailystar.

Pasalnya, teknologi ini memungkinkan untuk mengganti wajah pemeran film dengan wajah dari selebritis terkenal, sehingga para selebritis tersebut bisa bermain dalam film panas. Selain itu, penggunaan deep fake juga bisa diterapkan dalam pertunjukan webcam, yang juga menggunakan wajah selebriti.

Meski demikian, penggunaan teknologi kecerdasan deep fake ini juga mengundang kontroversi atas kemampuannya untuk bisa mengganti wajah. Banyak orang yang takut teknologi akan disalahgunakan dan menyebabkan penyebaran informasi yang tidak benar.

Elysia menambahkan, perkembangan teknologi juga akan mempengaruhi industri pornografi, sama halnya seperti industri yang lain, ketika teknologi baru diperkenalkan maka cara cara lama pun akan berangsur angsur hilang.

Mungkin, ke depannya teknologi deep fake ini yang sudah mulai diterapkan pada industri porno, permintaan khalayak yang semakin berkembang akan membuat teknologi pun semakin berkembang dan pasti akan mempengaruhi setiap industri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini