nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan BJ Habibie Dijuluki Mr Crack yang Harumkan Bangsa Indonesia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 12 612 2103913 alasan-bj-habibie-dijuluki-mr-crack-yang-harumkan-bangsa-indonesia-Dd1LwAOm0t.jpg BJ Habibie dijuluki Mr Crack (Foto : Kemenristekdikti)

Kepergian Bacharuddin Jusuf Habibie menghadap sang khalik memang menjadi pukulan yang berat bagi seluruh rakyat Indonesia. BJ Habibie mengharumkan nama bangsa dengan semua penemuan yang diciptakan hingga dirinya disebut dengan Mr. Crack.

Penyematan sebutan Mr. Crack untuk BJ Habibie pun bukan semata-mata julukan, melainkan karena kontribusinya dalam menemukan teori bernama crack propagation. Teori ini sangat berguna di bidang kedirgantaraan, khususnya dalam pembuatan tubuh pesawat terbang.

Habibie Keren

(Foto : Kemenristekdikti)

Bapak di dunia pengetahuan dan teknologi ini menghasilkan berbagai teori di bidang kedirgantaraan berupa Teori Habibie, Faktor Habibie dan Fungsi Habibie. Seperti diketahui crack propagation ini merupakan ilmu yang mempelajari tentang faktor keretakan dalam tubuh pesawat terbang.

Tantangan pesawat terbang saat mengudara yakni mengalami keretakan akibat turbulensi pada bagian tubuh pesawat. Oleh sebab itu, ilmu dari BJ Habibie ini muncul untuk mencegah keretakan konstruksi untuk meningkatkan faktor keselamatannya.

Caranya bekerja teori crack propagation ini adalah dengan meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kebutuhan teoritisnya. Alhasil bodi pesawat pun dikombinasikan dengan material baja agar lebih kukuh. Namun penambahan material seperti itu bisa menyebabkan pesawat menjadi lebih berat.

Teori crack inilah yang bekerja untuk menghitung derajat keselamatan berkaitan dengan struktur pesawat terbang tersebut. Dalam dunia penebangan teori yang diciptakan oleh Habibie ini sangat berperan penting dan lebih terkenal dengan sebutan faktor Habibie.

Habibie sedih

(Foto : Kemenristekdikti)

Teori yang ditemukan pria kelahiran 25 Juni 1936 ini dinilai bisa menurunkan bobot kosong pesawat terbang hingga 10 persen. Pengurangan berat tersebut bisa ditingkatkan hingga 25 persen ketika Habibie memasukkan material komposit ke dalam tubuh pesawat.

habibi di meja

Tentunya teori yang diciptakan oleh Habibie bukanlah omong kosong semata. Terbukti suami dari Hasri Ainun Besari ini berhasil menciptakan pesawat terbang berkode Nusantara N-250 Gatotkaca yang terbang perdana pada 10 Agustus 1995.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini