nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Arum Diguna-guna Mantan Pakai Celana Dalam, Tiap Subuh Merintih Kesakitan

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 19:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 12 612 2104106 kisah-arum-diguna-guna-mantan-pakai-celana-dalam-tiap-subuh-merintih-kesakitan-bKQ7RCDpSK.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sakit hati yang dirasakan seorang mantan kekasih terkadang bisa membuatnya melakukan apa saja untuk membalasnya. Baik dengan cara gamblang maupun menggunakan kekuatan mistis seperti melalui guna-guna.

Kejadian diguna-guna oleh mantan kekasih ini pernah dialami oleh Arum (bukan nama sebenarnya) pada awal tahun 2000-an. Semua bermula saat Arum memutuskan kekasihnya, Adam yang telah dipacari selama beberapa tahun.

Sebelumnya mereka telah merencanakan pernikahan, namun gagal di tengah jalan karena Arum dan Adam tak menemukan solusi untuk akar masalahnya. Adam tidak memiliki pekerjaan. Saat Arum meminta kekasihnya untuk mencari pekerjaan, Adam menolak dengan dalih dirinya masih harus meneruskan kuliahnya.

Karena ego dari kedua belah pihak, hubungan mereka pun berakhir. Sejak saat itu, mereka berdua tidak pernah bertemu dan berkomunikasi sama sekali.

"Saya bilang sama dia saya nggak mau punya suami yang nggak bertanggung jawab untuk keluarga nantinya," ujar Arum kepada Okezone.

Celana dalam hilang

Awalnya tak ada hal aneh yang dirasakan oleh Arum. Beberapa hari kemudian, dia merasa salah satu celana dalamnya yang berwarna ungu hilang dari jemuran di depan kamar kosnya di Jakarta. Namun ia tak memusingkannya karena menurutnya itu bukan persoalan besar.

Beberapa minggu pun berlalu. Arum sempat pulang ke kampung halamannya di daerah Jawa Tengah dan kembali lagi ke ibu kota. Tiba-tiba pada saat menjelang Subuh, ia merasakan sakit yang teramat sangat di bagian dadanya. Hal itu pun berlangsung hingga beberapa jam.

"Rasanya dada saya seperti ditusuk-tusuk bambu runcing. Sangat sangat sakit," kata Arum.

Keesokan harinya saat ingin memeriksakan diri ke dokter, Arum mengurungkan niatnya karena tubuhnya telah bugar kembali seperti tidak pernah merasakan sakit di dada.

Namun keanehan lain terjadi ketika Arum keluar lebih dari tujuh langkah dari rumah. Jika keluar rumah lebih dari tujuh langkah, Arum langsung terjatuh dan tubuhnya tak berdaya.

Rasa sakit di bagian dada yang muncul setiap menjelang Subuh pun terjadi setiap hari. Rasa sakit tersebut selalu membuat Arum merintih-rintih. Begitu pun tubuh Arum yang mendadak lemah saat keluar rumah terjadi setiap hari.

Akhirnya, ia memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyakit apa yang dideritanya. Namun, hasil diagnosa dokter tidak menunjukkan adanya penyakit.

"Kata dokter nggak ada penyakit apa-apa. Itu yang saya bingung. Padahal setiap menjelang Subuh dada saya seperti ditusuk-tusuk," katanya.

Kabar sakit tak wajar Arum yang sudah terjadi hampir dua bulan pun didengar oleh seorang temannya. Atas bantuannya, Arum diajak pergi ke rumah seseorang yang disebutnya sebagai 'guru'. Di sana, Arum diajak untuk membaca wirid.

Meski tubuhnya lemas setiap kali keluar rumah, Arum tak mau tinggal diam di rumah. Ia ingin melepaskan penyakit tak wajar yang ia derita, sehingga datang setiap hari ke rumah sang 'guru'.

Boneka mistis

Bungkusan kain kafan ditemukan di rumah orangtua

Setelah tujuh hari melakukan wirid, orangtua Arum di kampung tiba-tiba menelefon. Sang ibu memberitahu dirinya telah menemukan beberapa benda yang dibungkus kain kafan.

Benda itu mengapung di permukaan air sumur, air yang digunakan oleh seluruh keluarga, termasuk Arum untuk mandi saat dirinya pulang ke kampung.

Saat dibuka, ternyata isi kain kafan itu adalah celana dalam warna ungu, beberapa helai rambut, dan foto Arum.

"Ibu saya tiba-tiba telefon bilang ada benda-benda dibungkus kain kafan yang mengapung di sumur. Saya coba berpikir siapa yang melakukan itu. Tapi setelah ingat kalau ada celana dalam warna ungu, saya tahu orangnya," ujar Arum.

Menurut penuturan Arum, wirid yang dilakukan selama tujuh hari itulah yang membuat benda aneh itu perlahan terlihat di dalam sumur.

Setelah benda tersebut berhasil diambil, pihak keluarga diminta oleh sang guru untuk membakarnya agar kekuatan mistisnya hilang. Benar saja, setelah dibakar, Arum tidak merasakan kesakitan dalam dadanya lagi.

Kesaksian tetangga

Kecurigaan Arum terhadap pelaku guna-guna akhirnya terjawab dengan kesaksian seorang tetangga. Beberapa hari setelah Arum dan Adam putus, seorang tetangga sempat mengaku melihat Adam mendatangi rumah Arum di kampung.

Namun Adam tidak bertamu ke dalam rumah, melainkan langsung menuju ke sumur yang ada di luar rumah bagian belakang. Saat itu, sang tetangga tidak menaruh curiga karena Adam memang sering bertamu ke rumah Arum.

"Ibu saya bilang tetangga ada yang pernah tanya apakah saya sedang pulang kampung? Ibu saya menjawab 'tidak'. Lalu tetangga saya cerita kalau pada malam sebelumnya melihat Adam ke rumah, dia kira Adam mau ngapelin saya. Karena dia nggak tahu kalau saya sama Adam sudah putus," lanjut Arum.

Menurut si tetangga, Adam datang berboncengan dengan seorang laki-laki. Teman laki-lakinya itu pun menunggu dengan sepeda motornya di pinggir jalan.

"Tapi saya nggak berusaha mendatangi Adam, saya mengikhlaskan semuanya. Yang penting saya sudah sehat kembali dan bisa beraktivitas lagi. Saya nggak mau berurusan lagi sama dia," pungkas Arum.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini