nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wajah Baru Pulau Bidadari, Bikin Betah Berlama-Lama

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 15:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 13 406 2104461 wajah-baru-pulau-bidadari-bikin-betah-berlama-lama-0u3mhJDP4w.JPG Seorang turis duduk di bawah pohon jodoh di Pulau Bidadari (Foto: Ist.)

Tidak perlu jauh-jauh ke Labuan Bajo atau Bali untuk menikmati suasana pantai yang nyaman, dan menenangkan. Kepulauan Seribu juga menyuguhkan beragam aktivitas wisata serta pemandangan alam yang indah. Salah satu lokasi yang wajib Anda kunjungi adalah Pulau Bidadari.

Untuk menyambangi Pulau Bidadari, Anda hanya memerlukan waktu kurang lebih 20 menit menggunakan speed boat dari Marina Ancol.

Belum lama ini, Okezone diajak mencoba fasilitas akomodasi Pulau Bidadari Resort bersama rombongan awak media dan pelaku bisnis wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Kami datang untuk memenuhi undangan dari Ancol Resorts.

Perahu di laut

Petualangan kami di mulai pada hari Rabu siang 11 September 2019. Setelah menyisiri beberapa spot wisata di Allianz Ecopark Ancol seperti Fauna Land, dan mampir ke Putri Duyung Resort untuk menyantap makan siang, tepat pada pukul 15.00 WIB rombongan berangkat menuju Pulau Bidadari Resort.

Perjalanan terasa begitu singkat karena cuaca pada hari itu sangat cerah. Deburan ombak laut juga begitu bersahabat, seolah turut menyambut kedatangan kami.

Pada kesempatan kali ini, kami memang datang dengan maksud yang baik yakni, untuk melihat wajah baru Pulau Bidadari. Ya, pada 2018 lalu, pulau ini sempat ditutup untuk dilakukan revitalisasi di hampir seluruh area.

Tampilan cottage lebih berwarna

 Orang-orang di depan benteng

Sesampainya di depan pintu gerbang pulau, sebuah display bertuliskan "Bidadari Gateway to Batavia" langsung menyita perhatian kami. Perpaduan warna biru tua, kuning dan hijau pada tulisan tersebut berhasil menciptakan kesan 'fresh' dan elegan.

Benar saja, setelah memasuki bagian dalam resor, cottage-cottage cantik penuh warna tersebar di sejumlah area. Tema yang dipilih pun bernuansa Jakarta tempo doeloe. Mulai dari cottage berkonsep Betawi, Pecinan, Western, dan Batavia.

"Temanya sengaja tradisional tidak modern. Kita ingin mengingatkan kembali bahwa di Kepulauan Seribu termasuk Pulau Bidadari, dulu ada Batavia lama. Mudah-mudahan konsep ini berbeda dengan pulau-pulau lain, sehingga bisa menggaet wisatawan," tutur General Manager Resort PT Pembangunan Jaya Ancol, John Ramos.

Ramos tidak memungkiri bahwa perkembangan teknologi yang begitu pesat, secara tidak langsung memengaruhi perilaku wisatawan, terutama generasi milenial. Oleh karena itu, pihaknya juga akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman yang unik kepada wisatawan milenial.

 Turis menikmati senja

Sejauh ini, Pulau Bidadari Resort telah memiliki sejumlah spot instagramable yang bisa disambangi wisatawan untuk sekadar berselfie ria.

"Rencananya akan ada restoran apung di tengah laut yang cozy dengan desain yang cantik. Mudah-mudahan bisa jadi tempat yang instagramable. Untuk sekarang, kami juga sudah menyediakan infinity pool sebagai fasilitas tambahan," terang Ramos.

Deretan aktivitas menarik di Pulau Bidadari

 Pulau dari atas

Selain menikmati suasana pantai, wisatawan juga akan dimanjakan oleh segudang aktivitas menarik yang telah disediakan oleh pihak resort. Bagi pencinta watersport, Anda bisa menjajal banana boat, donat boat, hingga kano.

Lalu ada area entertainment dan sport seperti voli pantai, basket, futsal, billiard, karaoke, dua buah restoran dengan keunikan masing-masing, dan masih banyak lagi.

Untuk wisatawan yang menyukai wisata sejarah, tidak perlu khawatir. Pulau Bidadari adalah surga bagi Anda yang penasaran dengan asal usul dan jejak-jejak sejarah Batavia.

Di halaman belakang pulau, Anda bisa mengunjungi Benteng Martello yang memiliki sejarah nan unik. Benteng tersebut dibangun kolonial Belanda pada abad 17 sebagai benteng terdepan menangkal serangan Portugis di Batavia.

Namun sayangnya, sebagian besar bangunan kini telah rusak karena abrasi air laut, gempa Jakarta di tahun 1966 dan letusan Gunung Krakatau tahun 1883. Kendati demikian, tampilan Benteng Martello masih sangat menarik untuk dikunjungi.

 Pohon besar

Di dekat Benteng Martello, Anda juga bisa melihat langsung sarang Elang Bondol yang memang hidup berkoloni di Kepulauan Seribu. Lalu, ada pohon jodoh yang usianya sudah ratusan tahun. Mitosnya, seseorang yang bertemu di pohon ini, kemungkinan akan berjodoh.

Bila ingin menikmati lembayung senja, datanglah ke infinity pool di Gambir Restaurant. Pasalnya, dari spot inilah pemandangan semburat langit kemerahan nan eksotis terlihat sangat jelas.

 Burung terbang

Di malam hari, Anda bisa menyaksikan live music atau menikmati api unggun dan beragam macam olahan barbeque di pinggir pantai. Nah, jika Okezoners berencana untuk sejenak melepas lelah di akhir minggu, berlibur ke Pulau Bidadari bisa jadi salah satu pilihan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini