nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Jenis Masalah Kulit yang Sering Terjadi di Usia Tua, Ini Cara Mengatasinya

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 11:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 13 481 2104290 5-jenis-masalah-kulit-yang-sering-terjadi-di-usia-tua-ini-cara-mengatasinya-GqEoMJzznC.jpeg Ilustrasi (Foto: Sheknows)

Semakin tua tubuh semakin rentan pada penyakit atau masalah kesehatan lainnya. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang menurun. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di usia tua biasanya menyangkut kulit.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Susie Rendra, Sp. KK, ada beberapa masalah kulit yang biasa terjadi di usia tua. Pertama adalah kulit kering. Ketika tua, kulit menjadi mudah kering karena sel-sel pertahanan mengalami penuaan. Bahkan pada orang tertentu kulitnya bisa sampai terlihat retak.

"Untuk mengatasi ini biasanya dengan penggunaan losion, tapi biasanya orang tua suka marah-marah. Katanya pakai losion enggak enak, lengket. Coba diakali dengan memakai losion segera setelah mandi, bukan dalam keadaan kulit kering sehingga tidak terlalu lengket," jelas dr Susie saat ditemui Okezone dalam sebuah acara, Kamis 12 September 2019 di Jakarta.

 Perempuan tua memegang dagu

Kulit kering dapat menyebabkan rasa gatal. Beberapa orang tua biasanya tidak bisa menahan kondisi itu sehingga sampai menggaruk kulit dengan cukup ekstrem. Hal ini tentunya dapat membuat kulit menjadi iritasi hingga luka.

Ada juga kemungkinan orang yang lebih muda melihat kulit orang tua tidak ada masalah padahal mereka mengatakan sangat gatal. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan. Sistem kekebalan yang menurun dan respons tubuh yang sudah tidak terlalu jelas membuat rasa gatal begitu kuat tetapi penampakan klinisnya tidak terlalu terlihat.

Masalah kulit kedua yang sering terjadi pada usia tua adalah infeksi jamur candida. Jamur candida adalah jamur yang memang ada di kulit sehingga apabila terjadi infeksi bukan tertular dari orang lain. Jamur ini dapat berkembang menjadi infeksi apabila daya tahan tubuh menurun.

Infeksi jamur candida biasanya menimbulkan ruam pada kulit. Ruam itu dapat mengakibatkan kulit gatal, pecah-pecah, dan kering. Bahkan infeksi yang terjadi bisa sampai menyebabkan lepuhan dan nanah pada kulit.

"Ada beberapa faktor yang membuat jamur candida berkembang menjadi infeksi. Contohnya seperti di daerah lipatan yang lembap atau sakit gula. Pengobatan jamur tidak hanya mengobati jamur tapi faktor risikonya," jelas dr Susie.

Apabila masalahnya adalah diabetes, maka kadar gula di tubuh harus dikontrol. Jika itu tidak terselesaikan, maka infeksi akan ada terus. Oleh karenanya para orang tua diminta lebih waspada apabila ada kemunculan gejala infeksi jamur candida.

Kemudian masalah kulit ketiga yang sering terjadi pada orang tua adalah Herpes zoster atau cacar ular. Penyakit ini bisa juga menyerang orang yang lebih muda, tapi secara penyebaran lebih sering terjadi pada orang tua. Cacar ular mengakibatkan rasa nyeri dan terbakar di salah satu sisi tubuh.

 Perempuan mengoleskan losion pada wajah

Timbul pula belang-belang kecil yang diikuti dengan ruam merah di daerah seperti sekitar tulang belakang, tubuh bagian depan, wajah, dan telinga. Cacar ular dapat menimbulkan lepuhan berisi cairan yang mudah pecah dan sensasi gatal yang luar biasa.

"Cacar ini super sakit, kayak ada jamur dimana-mana. Cacar ular adalah kekambuhan dari cacar air yang diderita sewaktu kecil atau muda. Virus cacar itu tidak hilang, melainkan mengumpat di tulang belakang. Apabila daya tahan berkurang dan pertahanan kulit melemah, virusnya menyerang kembali," papar dr Susie.

Selanjutnya dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah itu menjelaskan masalah kulit keempat yang sering terjadi di kulit yaitu tumor jinak kulit. Kondisi ini biasanya ditandai dengan tumbuhnya daging kecil di leher, ketiak, dan daerah lipatan. Kebanyakan orang mengenalnya dengan sebutan spruten. Meskipun disebut tumor, daging kecil yang tumbuh ini tidak berbahaya dan tidak terkait dengan penyakit tertentu.

"Daging kecil yang tumbuh di kulit ini alami terjadi sebagai bagian dari proses penuaan. Namun apabila dirasa mengganggu, bisa juga dibuang tentunya dengan bantuan dokter," imbuh dr Susie.

Terakhir, masalah kulit yang mungkin terjadi pada orang tua adalah kanker kulit. Semakin tua usia, semakin besar risiko terjadinya kanker kulit. Jenis kanker kulit ada banyak.

Tapi hanya dua yang terkenal yaitu melanoma dan basal cell carcinoma (BCC). Melanoma adalah kanker kulit ganas yang jarang terjadi di orang Asia. Sebaliknya, BCC adalah kanker kulit ganas yang sering terjadi di orang Asia termasuk Indonesia.

"Bentuk kanker BCC biasanya kayak tahi lalat tapi ada luka di tengah-tengahnya. Kanker ini sering terjadi pada mereka yang sewaktu usia muda sering berjemur tanpa perlindungan tabir surya. Masyarakat perlu waspada apabila ada tahi lalat yang semakin besar dan berdarah, harus segera memeriksakan diri ke dokter," pungkas dr Susie.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini