nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mata Thareq Kemal Habibie Ditutup Sebelah, Alami Glaukoma?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 19:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 13 481 2104576 mata-thareq-kemal-habibie-ditutup-sebelah-alami-glaukoma-liuMYHk8Sz.jpg Thareq Kemal Habibie

Kabar Presiden ke-3 B.J. Habibie meninggal dunia menjadi perhatian semua pihak. Momen duka tersebut menjadi kesedihan untuk bangsa Indonesia pun negara lain. Namun, sosok Thareq Kemal Habibie pun tak kalah menyita perhatian, terlebih karena matanya.

Ya, Thareq Kemal Habibie tampil di depan publik dengan penutup mata mirip bajak laut. Tampilan seperti itu dia perlihatkan saat berhadapan dengan awak media, memberikan keterangan duka, Rabu (11/9/2019).

Thareq telah mencuri perhatian. Namun, sampai sekarang belum ada pernyataan langsung darinya kenapa penutup mata tersebut dikenakan. Apakah 'gaya-gayaan' atau memang menutupi sesuatu yang terjadi pada matanya, hal ini belum diketahui pasti.

Thareq Kemal Habibie menutup matanya

Namun, netizen menyatakan kalau Thareq mengalami glaukoma. Pernyataan itu disampaikan akun Instagram @deshie.susanti. "Kalau nggak salah glaukoma. Mohon maaf apabila ada salah," katanya seraya menjawab pertanyaan dari akun @gengsuriyadi.

Lebih lanjut, Okezone mendapatkan informasi dari sumber yang tak ingin disebutkan namanya yang menyatakan hal serupa tentang Thareq Kemal Habibie. Menurutnya, Thareq menutup matanya karena dia mengalami gangguan pada mata. "Thareq pakai penutup mata kayaknya karena glaukoma," katanya langsung kepada Okezone, Jumat (13/9/2019).

Sumber ini dapat berspekulasi demikian karena sepengetahuannya Thareq ini dulu bertubuh gemuk. Lalu dia dikabarkan sakit dan berat badannya mulai menyusut seperti sekarang ini.

Sebelum pakai penutup mata seperti sekarang, sambungnya, Thareq pernah menutup matanya dengan perban putih. Kondisi ini terjadi sekitar setahun yang lalu. Namun, tidak ada yang bertanya juga kenapa matanya diperban.

"Jadi, ya, kalau menurut saya, Thareq pakai penutup mata karena mengalami glaukoma. Dia dulu bertubuh besar dan sekarang menyusut dan ini sepertinya ada kaitannya dengan penyakit di matanya," papar sumber.

Diagnosa Penyakit Glaukoma

Jika benar Thareq menutup matanya karena masalah glaukoma, maka Anda bisa mengenalinya dari gejala-gejala ini.

Dikutip dari Web MD, glaukoma sendiri merupakan suatu kondisi yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik mata dan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Ini sering dikaitkan dengan penumpukan tekanan di dalam mata. Glaukoma cenderung diwariskan dan mungkin tidak muncul sampai di kemudian hari. 

Peningkatan tekanan, yang disebut tekanan intraokular, dapat merusak saraf optik, yang mentransmisikan gambar ke otak. Jika kerusakan berlanjut, glaukoma dapat menyebabkan hilangnya penglihatan permanen. Tanpa pengobatan, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen total dalam beberapa tahun.

Kebanyakan orang dengan glaukoma tidak memiliki gejala awal atau rasa sakit. Anda perlu mengunjungi dokter mata Anda secara teratur sehingga dia dapat mendiagnosis dan mengobati glaukoma sebelum kehilangan penglihatan jangka panjang terjadi.

Jika Anda berusia di atas 40 tahun dan memiliki riwayat penyakit keluarga, Anda harus mendapatkan pemeriksaan mata lengkap dari dokter mata setiap 1 hingga 2 tahun. Jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti diabetes atau riwayat keluarga dengan glaukoma atau berisiko terhadap penyakit mata lainnya, Anda mungkin perlu lebih sering melakukannya.

Lantas, apa penyebab seseorang bisa terserang penyakit ini?

Penyakit ini adalah hasil dari kerusakan intrinsik saraf optik yang mengarah ke tekanan cairan tinggi di bagian depan mata. Biasanya, cairan yang disebut aqueous humor itu mengalir keluar dari mata Anda melalui saluran seperti mesh. Jika saluran ini tersumbat, cairan menumpuk. Alasan penyumbatan tidak diketahui, tetapi dokter tahu itu bisa diwariskan, yang berarti diturunkan dari orangtua kepada anak-anak.

Penyebab yang kurang umum termasuk cedera tumpul atau kimiawi pada mata, infeksi mata yang parah, pembuluh darah yang tersumbat di dalam mata, dan kondisi peradangan.

Kondisi ini jarang terjadi, tetapi terkadang operasi mata untuk memperbaiki kondisi lain dapat menyebabkannya. Ini biasanya mempengaruhi kedua mata, tetapi mungkin lebih buruk di satu mata daripada yang lain.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini