nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenalan dengan Sugar Daddy di Aplikasi Kencan, Laura Bisa Keliling Dunia Gratis

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 14 September 2019 00:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 13 612 2104642 kenalan-dengan-sugar-daddy-di-aplikasi-kencan-laura-bisa-keliling-dunia-gratis-XyR8FGO3A3.jpg Bertemu sugar daddy, Laura bisa keliling dunia (Foto: Shutterstock)

BANYAK cara yang bisa dilakukan untuk mengubah hidup seseorang secara instan, salah satunya adalah mencari sugar daddy. Seperti diketahui, di era modern seperti saat ini kebutuhan masyarakat di kota-kota besar sangatlah tinggi.

Alhasil jalan pintas yang bisa dilakukan adalah dengan mencari seorang sugar daddy yang bersedia membiayai atau menopang seluruh kebutuhan hidup wanita.

 Ilustrasi sugar daddy

Seperti kisah yang dialami oleh Laura. Wanita cantik berusia 24 tahun tersebut mampu bersenang-senang dengan menikmati hotel mewah di Cannes, berpesta semalam di klub-klub eksklusif Las Vegas hingga mempelajari budaya di Madrid.

Kehidupannya mendadak berubah mewah sejak ia bertemu dengan seorang pria tua yang kaya raya alias sugar daddy di internet. Warga asli Rusia itu pindah ke London untuk menyelesaikan studinya di universitas, tetapi ia malah menghabiskan lebih banyak waktunya di Eropa berkat sebuah situs web kencan yang diikutinya.

Aplikasi yang diluncurkan pada 2012 itu berhasil mempertemukan wanita muda dengan seorang pria kaya yang kesepian. Pria tersebut bersedia membiayai saat kencan tempat-tempat eksotis. Laura pun memutuskan untuk mencoba metode kencan yang tidak konvensional setelah melihat situs web secara online.

“Saya suka bepergian dan saya sering berpergian sehingga berbaur dengan orang-orang yang berpikiran sama itu adalah hal hebat,” terang Laura, sebagaimana dilansir The Sun.

Seperti diketahui, Laura membuat profil secara online yang menggambarkan dirinya sebagai anak muda yang bahagia. Ia menunggu seorang pengagum untuk berhubungan dengannya. Terbukti dalam beberapa bulan bergabung, ia telah dibawa menuju Prancis selama seminggu dengan seorang manajer bank asal Belgia berusia 30 tahunan.

 Ilustrasi

“Saya lebih suka kalau pria berhubungan denganku. Jika dia sopan, saya terus mengobrol dengannya dan akhirnya perjalanan dilanjutkan,” lanjutnya.

Sejak mengenal aplikasi tersebut, Laura mengatakan dirinya kerap berkencan hingga terbang ke Las Vegas bersama dengan seorang pengacara Amerika Serikat serta menuju beberapa tempat lain seperti Paris, Madrid dan Siprus.

“Ini mungkin mengejutkan, tetapi banyak dari mereka masih muda yakni berusia 20-an dan 30-an. Pria berusia 40-an cenderung lebih sering bepergian untuk bekerja. Batas usia saya adalah 25-45 tahun. Orang-orang muda yang paling menarik minat saya karena cenderung menyukai hal yang sama seperti pergi bermain ke pantai,” sambungnya.

Lebih lanjut Laura mengaku telah berbincang dengan para pria di internet selama sekira satu bulan. Meski demikian, pertemuan tetap tidak terjadi hingga mereka sepakat dengan tujuannya. Laura pun biasanya menginap di hotel berbintang empat hingga lima dengan biaya perjalanan yang cukup tinggi.

“Mereka semua tinggal di berbagai negara. Saya memastikan rasa nyaman dengan mereka sebelum mempertimbangkan perjalanan. Jika saya pikir semua pria aneh atau canggung secara sosial, saya bahkan tidak mempertimbangkan bepergian dengan mereka. Saya hanya menerima perjalanan hotel dan tidak merasa nyaman tinggal di rumah orang lain,” cetusnya.

Di sisi lain teman-teman Laura mengetahui bahwa ia kerap bepergian dengan orang asing, tapi keluarganya sendiri mengira dia akan terbang sendiri. Ia berusaha menghindari klaim sebagai seorang "penggali emas" dan mengatakan bahwa laki-laki juga banyak yang melakukan hal ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini