nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meghan Markle Rilis Lini Fesyen, Koleksi Busana Kerjanya Malah Dikritik Netizen

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 14 September 2019 18:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 14 194 2104816 meghan-markle-rilis-lini-fesyen-koleksi-busana-kerjanya-malah-dikritik-netizen-Hec6r45WEr.jpg Meghan Markle (Foto: Hellomagazine)

Setelah masa cuti hamil dan melahirkannya usai, Duchess of Sussex, Meghan Markle diketahui kembali langsung beraktivitas.

Aktivitas publik pertama yang dilakukan oleh Meghan Markle ialah merilis lini fesyen untuk tujuan amal (charity clothing line).

 Twitter

Lini fesyen dari Meghan ini disebutkan sebagai hasil kolaborasi sang Duchess bersama program amal Smart Works, dan para desainer mode Inggris. Koleksi rancangan busana yang dihadirkan adalah koleksi outfit untuk para wanita bekerja, tepatnya koleksi rancangan busana yang esensial sering dibutuhkan ketika menghadapi sesi wawancara.

Nantinya untuk setiap item yang terjual satu akan didonasikan kepada Smart Works, untuk membantu para pengangguran jangka panjang dan wanita rentan bisa kembali ke dunia kerja.

 Twitter

Walau merilis lini fesyen dengan tujuan mulia, bukan berarti kritikan berhenti datang kepada Meghan. Sebagian netizen menilai, koleksi busana dari lini fesyen Meghan Markle ini punya batas yang tipis antara busana bergaya klasik ataukah busana yang membosankan, seperti diwarta Abc, Sabtu (14/9/2019).

“Untuk label bukan saja tidak akurat, tapi ini jadi missing point. Ini bukanlah cerita di negeri dongeng,” komentar salah seorang netizen.“Lupakan Cinderella, ini cerita tentang Wonder Woman yang siap menaklukkan dunia dengan jubah metaporik dan literalnya,” imbuh netizen lainnya.

“Tidak ada siluet bentuknya, baggy, koleksi yang menurutku tidak bagus,” tambah netizen pemilik akun Twitter @eleishharvey1.

Namun, menurut istri Pangeran Harry ini, itulah intinya. Dalam majalah Vogue edisi September, edisi ia menjadi editor tamu spesial, sang Duchess mengatakan bahwa dalam konteks mencari pekerjaan, beberapa dari koleksi ini tidak selalu menjadi pilihan gaya. Tujuannya adalah untuk membuat batas untuk menawarkan pilihan pakaian kerja bermodel klasik.

"Sering ada kesalahpahaman tentang koleksi dengan Smart Works ini menjadi sebuah makeover, peragaan busana 'sebelum dan sesudah', seorang wanita secara ajaib berubah menjadi sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya," tulis Meghan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini