nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Malu jadi Sugar Baby, Jeane Ajak Sesama Wanita untuk Ikuti Caranya Cari Uang, Mau?

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 14 September 2019 19:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 14 196 2104818 tak-malu-jadi-sugar-baby-jeane-ajak-sesama-wanita-untuk-ikuti-caranya-cari-uang-mau-bQxVEcr9Un.jpg Sugar baby cari uang (Foto: Bangrichguys)

SETIAP pribadi punya cara dan pilihan untuk menghidupi kehidupan dirinya sendiri. Ada yang bekerja normal, ada yang tidak perlu bekerja namun sudah berkecukupan materi, sampai pilihan yang tidak biasa yakni menjadi seorang sugar baby.

Menjadi seorang sugar baby adalah menjalin hubungan serius maupun kasual dengan seseorang yang finansialnya sangat mapan dan biasanya berumur jauh lebih tua. Pilihan inilah yang dipilih oleh seorang wanita bernama Jeanemarie Almulla, yang gamblang mengakui dirinya sebagai seorang sugar baby namun sekaligus juga seorang feminis.

 Infografis sugar baby

Menjalani hidup sehari-hari sebagai sugar baby, kehidupan Jeanemarie seperti yang diduga banyak orang. Berlibur mewah dengan menaiki yacht, mengenakan busana, tas dan item-item fesyen mahal keluaran rumah mode ternama rancangan para desainer kelas dunia, dikirimin uang saku berjumlah besar, hingga bersantap di restoran fine dining mewah.

Well, sebagai seorang sugar baby, wanita berambut pirang berusia 25 tahun ini tidak terima dengan orang-orang yang menganggap bahwa menjadi sugar baby adalah hal yang sama dengan tindak prostitusi.

Ia menganggap bahwa menjadi sugar baby adalah hak untuk kaum wanita, justru ia ingin memberdayakan mengajak sesama muda wanita lainnya untuk tak perlu ragu menjadi sugar baby. Jeane mengaku bahagia “menggunakan” kaum pria untuk pemenuhan kebutuhan finansialnya. Ia menggambarkan dirinya sebagai feminis dan juara dari hak-hak kaum wanita.

Well, di sela-sela gaya hidup jetsetnya sebagai sugar baby dari para sugar daddy yang menjalani hubungan dengannya. Wanita yang menguasai tiga bahasa asing ini menulis sendiri sebuah buku, “Footsteps of Confidence” dan juga bekerja dengan para pengungsi Palestina di Lebanon hingga berbicara di forum pertemuan Girl Scout.

Jeane remaja ternyata juga pernah memenangi kontes ajang kecantikan di Amerika. “Ketika aku berusia 15 tahun aku berhasil memenangkan titel Miss City Beautiful Teen dan Miss Avaloq Park Teen USA, dari sini aku belajar untuk bagaimana mencintai dirimu sendiri. Aku memulai mendirikan organisasi yang berjudul “Empowering Young Girls”.

 Jeane

Menjalani dual peran sebagai seorang aktivis namun juga sebagai sugar baby, Jeane yang merupakan lulusan ilmu Hubungan Internasional ini menilai tidak ada konflik kepentingan antara hidupnya sebagai sugar baby dan aktivis wanita.

“Menjadi seorang sugar baby, hanyalah mengetahui bahwa diri Anda sendiri berharga,” ujar Jeanemarie.

Perjalanan hidup Jeane sampai akhirnya menjadi sugar baby ini bisa dibilang cukup panjang dan berliku. Dipaksa menikah dan mengenakan hijab di usia 17 tahun, hingga akhirnya bisa membebaskan diri dan bercerai dari suaminya yang bukan hanya pemabuk namun juga melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga.

Jeanemarie sadar bahwa ia harus mencari uang untuk menghidupi dirinya sendiri. Sampai pada suatu ketika, di tahun 2015 seorang temannya memperkenalkan situs SeekingArrangement, sebuah situs khusus sugar daddy.

“Pertama kali juga aku berpikir, sejujurnya aku tidak akan melakukan ini. Aku enggak percaya, tapi sejujurnya ini telah menyelamatkan hidupku. Mungkin kedengarannya bodoh bagi orang lain, tapi aku memang tidak punya apa-apa,” imbuhnya.

 Sugar baby

Dalam kencan pertamanya bersama sang sugar daddy kala itu, Jeanemarie bahkan sudah diberikan uang saku sebesar USD1000 atau kurang lebih sekarang Rp13,9 juta! Di sini lah ia menyadari bahwa banyak pria di Miami yang mendapati dirinya sebagai wanita yang menarik.

“Aku sadar ini satu pria, dan masih banyak ratusan pria lainnya di Miami yang melihat diriku sebagai wanita yang menarik, membawaku makan malam, dan mau menolong diriku,” pungkasnya.

Jeane percaya bahwa cara anti-mainstream dirinya dalam mencari uang ini adalah cara yang cerdik. Sebab ia hanya memanfaatkan kecantikan serta kepintaran otaknya, inilah mengapa ia mengajak para wanita lainnya untuk berbuat yang sama dengan dirinya. Demikian seperti dilansir Thesun, Sabtu (14/9/2019).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini