nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar dari Kasus Anak Elvy Sukaesih, Ini Metode Mudah Kendalikan Stres

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 15 September 2019 12:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 15 481 2105045 belajar-dari-kasus-anak-elvy-sukaesih-ini-metode-mudah-kendalikan-stres-xEQnZYofTI.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ANAK Pedangdut Elvy Sukaesih, Haidar, ramai dibicarakan, setelah merusak warung dan mengancam bunuh pemilik usaha karena tidak diizinkan mengutang 3 bungkus rokok. Kejadian ini terjadi di Jalan Usaha 18, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis, 12 September lalu.

Menurut penuturan saksi, Haidar datang ke warung dengan membawa senjata tajam. Dia berencana untuk mengutang rokok, namun pemilik warung tak mengizinkan. Karena tak dapat barang yang diminta, Haidar langsung mengamuk dan mengancam keselamatan pemilik usaha. Tidak hanya itu, pagar rumah di sekitar warung pun ikut dirusak Haidar.

Setelah mengetahui adanya kabar ini, pihak kepolisian langsung mengamankan Haidar, dan Elvy Sukaesih pun angkat bicara. Pada awak media, pedangdut legendaris itu menjelaskan kalau anaknya mengalami gangguan jiwa.

Hiadar mengalami kondisi itu karena anak Haidar meninggal dunia di akhir 2014. Setelah kejadian itu, dia sangat terpuruk dan alami gangguan jiwa.

 Setelah kejadian itu, dia sangat terpuruk dan alami gangguan jiwa.

Di sisi lain, Elvy menjelaskan kalau Haidar sempat dirawat di Maezoeki, Bogor, karena penyakitnya tersebut. Dia pun dinyatakan sembuh sampai akhirnya di 2018 Haidar beraktivitas seperti biasa. Namun, kejadian kemarin bisa terjadi dikarenakan Haidar lepas obat.

Terlepas dari kasus hukum dan kondisi gangguan jiwa yang dialami Haidar, Okezone coba memberikan saran pada Anda agar emosi dapat terkendali dan ini bisa menjauhkan Anda dari kondisi stres.

Dilansir dari National Alliance on Mental Illness, berikut beberapa tips sederhana yang bisa Anda terapkan untuk kontrol stres;

Upaya pertama yang mesti dipahami ialah jangan malu atau segan untuk bercerita mengenai apa yang Anda alami atau pikirkan. Pilih orang yang paling Anda percayai agar tidak ada sungkan untuk Anda bercerita.

Dengan mengeluarkan 'unek-unek' atau apa yang Anda pikirkan, ini mampu merilis masalah yang ada. Pada dasarnya, manusia itu suka sekali didengar dan sekali pun orang yang diajak bicara tak memberikan jalan keluar, setidaknya Anda sudah bercerita dan itu bisa memberi ketenangan diri.

Dengan mengeluarkan 'unek-unek' atau apa yang Anda pikirkan, ini mampu merilis masalah yang ada.

Selain itu, terima kondisi Anda. Apa yang Anda alami dan pikirkan cobalah untuk diterima. Kemudian, pecahkan satu per satu, supaya mudah untuk mengatasi setiap masalah. Perlu diperhatikan, menghindari masalah tidak akan menyelesaikan apa-apa.

Hal yang tak kalah penting ialah mengelola waktu dengan efektif. Pilih mana yang menjadi prioritas Anda akan membantu Anda membuang perasaan tidak enak hati pada orang lain. Dengan memilah mana yang prioritas, mana yang bisa ditinggalkan, Anda pun terhindar dari masalah yang mungkin bagi Anda sepele.

Stres yang Anda alami harus diatasi dan salah satu caranya adalah dengan relaksasi. Kontrol napas menjadi kunci dari segalanya. Istirahat yang cukup bisa menjadi penyembuh stres. Ini terdengar klise, tapi dengan Anda tidur cukup, kondisi tubuh pun akan segar dan ini membantu Anda mengatasi masalah.

Hal terakhir yang tak boleh ditinggalkan adalah memberi ruang sendiri. Dengan membuat tubuh Anda bahagia, ini akan membantu merilis pikiran negatif atau segala asumsi yang hanya ada di pikiran Anda. Lakukan segala aktivitas yang membuat Anda bahagia dan jangan takut untuk melakukannya sendiri, karena ruang sendiri itu penting.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini