nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ikuti Jejak Putri Diana, Pangeran Harry Beri Dukungan pada Penyandang HIV

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 18:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 17 481 2105996 ikuti-jejak-putri-diana-pangeran-harry-beri-dukungan-pada-penyandang-hiv-EQI6ea1rMf.jpg Pangeran Harry (Foto: Hellomagazine)

Pangeran Harry baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-35 pada hari Minggu kemarin. Layaknya anggota keluarga Kerajaan Inggris yang lain, sebuah pesta ulang tahun sudah dipersiapkan untuknya pada akhir pekan ini. Akan tetapi, Duke of Sussex menunda perayaan tersebut.

 

Pangeran Harry lebih memilih menggunakan waktu di akhir pekannya untuk memberikan pesan dukungan kepada Gareth Thomas. Pemain rugby Welsh yang sudah pensiun itu baru-baru ini mengungkapkan jika dirinya positif HIV.

Lewat sebuah video yang diunggah ke Twitter, Gareth mengatakan walaupun merasa sangat rentan dengan penyakitnya, ia ingin mendidik dan mematahkan stigma tentang masalah HIV.

 Pria berbaju putih

Keinginan itu didukung oleh Pangeran Harry. Dalam sebuah unggahan di Instagram, suami Meghan Markle itu mengatakan Gareth adalah legenda. Dengan membagikan kisah positif HIV dan berusaha mematahkan stigma, itu menunjukkan dia tetap kuat dan tangguh.

Menurut sang pangeran, keberanian mantan atlet itu untuk mengatakan kejujuran harus diapresiasi dan mendapat dukungan.

Dukungan yang diberikan Pangeran Harry kepada Gareth adalah langkah terbaru pihak Kerajaan Inggris untuk mematahkan stigma negatif dan hal-hal tabu tentang HIV. Langkah ini pada awalnya diprakarsai oleh Putri Diana pada tahun 1987.

Ketika itu di Inggris masih banyak masyarakat yang takut bersentuhan dengan penyandang HIV/AIDS karena tak ingin tertular. Mereka melakukan semua itu karena minimnya informasi dan pengetahuan.

 Wanita bersalaman dengan pria

Lalu Putri Diana mencoba memberikan informasi lewat cara melakukan kontak dengan korban AIDS. Dirinya duduk dan berjabatan tangan dengan penyandang HIV di Rumah Sakit Middlesex.

Tanpa menggunakan sarung tangan, Putri Diana ingin mengirimkan pesan jika virus HIV tidak dapat disebarkan melalui kontak biasa. Kemudian ia juga menjadi pelindung National AIDS Trust pada tahun 1991.

"HIV tidak membuat orang berbahaya karena mengetahuinya. Anda bisa bersalaman dengan mereka dan memberikan mereka pelukan. Surga tahu mereka membutuhkan itu. Selain itu, Anda bisa berbagi rumah dengan mereka, tempat kerja, dan tempat bermain serta mainan," ujar Putri Diana dalam pidato kala itu.

Sejak kematian Putri Diana pada tahun 1997, kedua putranya yaitu Pangeran William dan Pangeran Harry melanjutkan langkah untuk memberikan pemahaman tentang HIV.

Pada 2006, Pangeran Harry dan Pangeran Seeiso dari Lesotho bersama-sama mendirikan Sentebale. Badan amal itu bertujuan mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan anak-anak serta orang muda yang terkena dampak HIV dan AIDS di Lesotho, Botswana, dan Malawi.

 Laki-laki dan perempuan duduk

Memang sudah banyak hal yang dilakukan oleh Pangeran Harry berkaitan dengan HIV. Dirinya beberapa kali mengumpulkan dana amal untuk penyandang HIV seperti mengadakan piala polo di Roma dan Konser Sentebale Audi.

Pada tahun 2016, ia juga menjalani tes HIV di Rumah Sakit Guy dan St Thomas. Pangeran Harry menyiarkan kegiatannya itu melalui media sosial dengan maksud mendorong masyarakat agar menjalankan tes dan menghilangkan stigma negatif.

Seakan tak cukup, pada tahun 2018 lalu ia bekerja sama dengan Sir Elton meluncurkan koalisi MenStar, John yang bertujuan mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030. Pada hari AIDS Sedunia, Pangeran Harry dan istrinya juga pernah melakukan keterlibatan publik di Nottingham. Di sana mereka bertemu dengan perwakilan dari Terrence Higgins Trust setempat.

Saat pernikahan, Duke dan Duchess of Sussex juga meminta agar hadiah untuk mereka disumbangkan ke tujuh badan amal pilihan. Salah satunya The Children's HIV Association (CHIVA), badan amal HIV untuk anak-anak. Pasangan ini juga tengah mempersiapkan tur kerajaan ke Afrika untuk memberi dukungan kepada kaum muda yang terkena dampak HIV. Demikian seperti yang Okezone lansir dari Hello Magazine, Selasa (17/9/2019).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini