nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tampil Seksi Shandy Aulia Dibully, Ini Dampaknya jika Ibu Hamil Stres

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 19:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 17 481 2106078 tampil-seksi-shandy-aulia-dibully-ini-dampaknya-jika-ibu-hamil-stres-werRB0phJM.jpg Shandy Aulia (Foto : @shandyaulia/Instagram)

Penampilan seksi Shandy Aulia dengan bikini tipis pamer baby bump, rupanya jadi bahan bully-an Netizen. Artis cantik itu pun tak tinggal diam. Dia menunjukkan reaksinya dengan kalimat ucapan pedas di media sosial.

Karena pakaian seksinya itu, Netizen menyebut bahwa Shandy Aulia kini rela jual diri. Terlebih dirinya juga sering unggah kebiasaan olahraga yang bikin Netizen semakin julid.

Bukan itu saja, Shandy Aulia juga sempat di-bully gegara bentuk perutnya masih kecil, padahal usia kehamilannya sudah semakin membesar. Meski begitu, artis yang menantikan kehamilannya selama 7 tahun itu menanggapi dengan santai. Dia pun berniat ingin melaporkan seorang Netizen ke pihak berwajib.

Shandy Aulia ungu

Menanggapi kasus cyberbullying yang dialami ibu hamil seperti Shandy Aulia, Psikolog Putu Andani dari TigaGenerasi mengatakan, saat mendapatkan ujaran tidak enak, risiko stres pada ibu hamil akan meningkat. Sebabnya, pada saat kehamilan, perempuan akan mengalami mood swing. "Stres bisa dari mana saja, karena ibu hamil ini kondisinya mudah stres, cepat tersinggung. Apalagi kalau ada komentar tidak enak itu melipatgandakan stresnya, mungkin kalau tidak hamil, menghadapinya itu akan biasa saja," ujar Putu ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2019).

Ketika ibu hamil stres, sambung Putu, dampaknya akan berpengaruh untuk kesehatannya. Jika stres berlebihan, seorang ibu hamil jadi lebih mudah tersinggung, merasa sedih, susah tidur, malas makan, hingga hal lainnya yang membuat kondisinya tertekan.

hamil elus perut

Hal ini harus dicegah semasa hamil, karena dampaknya besar untuk dirinya. Jangan sampai menyusahkan diri sendiri karena terpengaruh dengan sikap bullying dari orang lain.

"Jika tidak kuat dikomentari orang seberapa beratnya itu tergantung usia kehamilannya. Ada yang lebih capek di trimester satu atau trimester tiga. Ketika capek, di situ ibu hamil lebih mudah tersinggung dan merasa sedih," tuturnya.

Bahkan, sebut Putu, ada satu kohort studi terkait dampak stres untuk janin yang tumbuh di dalam rahim ibu. Saat lahir kelak, janin yang sering terpapar stres, lebih peka terhadap masalah yang memicu stres.

ibu pusing

"Ketika ibu hamil stresnya berlebihan, anaknya ketika lahir kalau terkena reaksi terhadap stres itu dia peka. Tapi jangan dijadikan tekanan karena harus bisa kelola stres," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini