nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebabkan Penyakit Paru-Paru Serius, New York Larang Rokok Elektrik Beraroma

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 18 September 2019 14:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 18 481 2106361 sebabkan-penyakit-paru-paru-serius-new-york-larang-rokok-elektrik-beraroma-oPc1mumliC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Rokok elektrik atau vape disebut telah menyebabkan penyakit serius terkait paru-paru. Di Amerika Serikat, muncul hampir 400 kasus penyakit paru-paru serius terkait merokok menggunakan vape.

Mencegah kasus serupa semakin meningkat, New York menjadi negara bagian pertama yang segera melarang rokok elektrik beraroma.

Kantor kesehatan masyarakat negara bagian New York, menyetujui larangan itu atas rekomendasi kuat dari Gubernur Andrew Cuomo pada Selasa (17/9).

 Vape

"Tidak bisa dipungkiri perusahaan vaping sengaja menggunakan rasa seperti permen karet, Captain Crunch, dan permen kapas untuk membuat anak-anak muda terpikat pada rokok elektrik," kata Cuomo dikutip dari VoA, Rabu (18/9/2019).

"Ini adalah krisis kesehatan masyarakat dan berakhir hari ini," lanjut Cuomo.

Larangan rokok elektrik beraroma akan segera diberlakukan di New York. Hanya rasa tembakau dan mentol yang bisa dijual.

Selain New York, Michigan juga telah menyetujui larangan rokok elektrik dengan cita rasa, tetapi belum berlakukan. Negara-negara bagian lain juga sedang mempertimbangkan larangan itu.

Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengaktifkan tindakan darurat untuk mengatasi serangkaian penyakit paru-paru yang baru-baru ini yang diduga diakibatkan oleh rokok elektronik.

Ada hampir 400 kasus yang dikonfirmasi dan diduga terjadi di seluruh AS termasuk sekurangnya enam kematian. Baru-baru ini dilaporkan korban meninggal akibat rokok elektrik bertambah menjadi tujuh.

Pakar kesehatan belum bisa menentukan penyebab pasti, termasuk merek atau bahan tertentu dalam rokok elektronik itu. Tetapi sebagian mencurigai penggunaan komponen ganja THC di perangkat vaping. Meskipun demikian, mereka mendesak semua pengguna rokok elektronik untuk berhenti.

Perangkat rokok elektrik dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman daripada rokok tembakau. Regulator federal telah memperingatkan pembuat rokok elektrik terbesar, JUUL, agar tidak membuat klaim seperti itu, dan menyebutnya belum terbukti.

Melihat banyaknya kasus penyakir paru-paru yang serius, apakah Anda masih ingin mencoba rokok elektrik?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini