Kalah dari Vietnam, Kopi Indonesia Sulit Tembus Pasar Thailand

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 19 298 2106823 kalah-dari-vietnam-kopi-indonesia-sulit-tembus-pasar-thailand-6LS90QJfD5.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Dalam kesempatan yang sama, Mulyono Susilo, selaku Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia tidak memungkiri bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi para pegiat kopi Nusantara, maupun pemerintah. Terutama untuk urusan pemasaran.

"Dari dulu kita terlalu euphoria di bidang hilirnya. Tapi belum fokus ke hulu. Kalau ngomongin kopi Indonesia, di dunia perkopian namanya sudah cukup wangi. Dari sejarahnya saja kopi kita sempat merajai kopi di dunia. Pada prinsipnya, kopi kita masih dicari di luar negeri. Kopi kita punya ciri khas," jelas Mulyono.

"Tapi masalahnya kita kurang tahu bagaimana cara memperkenalkan kopi-kopi Indonesia. Selain itu, kita terkendala suplaynya yang fluktuatif," tambahnya.

Pada prinsipnya, kopi kita masih dicari di luar negeri. Kopi kita punya ciri khas,

Menurutnya, jika dibandinkan Vietnam Indonesia cukup keteter, dengan total produksi kopi robusta Indonesia mencapai 1-1,2 ton per hektar. Untuk kopi arabika total produksi menyentuh angka 400-460 kg per hektar.

Sementara Vietnam mampu memproduksi 1,6-1,8 ton kopi robusta per hektar. Data tersebut menunjukkan bahwa produksi Indonesia masih kalah jauh dengan rival terberatnya di kawasan Asia Tenggara.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini