Zaman Makin Modern, Inovasi Pelayanan Kesehatan di Tanah Air Perlu Ditingkatkan

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 19 481 2106665 zaman-makin-modern-inovasi-pelayanan-kesehatan-di-tanah-air-perlu-ditingkatkan-KyyzsFmDN2.jpg Dokter dan inovasi teknologi di bidang kesehatan (Foto: Nerdwallets)

DEMI meningkatkan pelayanan kesehatan, sangat dibutuhkan inovasi baru. Dimulai dari mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat, inovasi alat kesehatan, hingga memberikan informasi kesehatan dengan teknologi terkini.

Kalau tidak ada inovasi baru, pasti pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat dinilai kurang memuaskan. Terlebih di era revolusi 4.0, seseorang sudah mengandalkan teknologi terkini yang memudahkan segalanya.

Oleh karenanya, Indonesia masih perlu inovasi di bidang kesehatan. Misalnya dari kalangan peneliti, akademisi bahkan masyarakat yang kreatif.

Ilustrasi pelayanan kesehatan

Ketua Umum Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) Dr dr Supriyantoro, SpP, MARS mengatakan, case by case di era JKN-KIS, masyarakat masih banyak yang kerap mendapat pelayanan kesehatan yang kurang memuaskan. Misalnya dari segi tenaga medis, alat kesehatan, hingga minimnya fasilitas, terutama dalam kondisi gawat darurat.

"Faskes sering kali tidak memadai, terutama di daerah. Makanya semua harus terlibat memikirkan inovasi baru untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan itu sendiri," tutur Supriyantoro kepada wartawan, baru-baru ini.

Ilustrasi pelayanan kesehatan

Adapun hasil inovasi kesehatan tersebut, dapat dihilirisasi atau menjadi contoh yang dapat diterapkan di masyarakat. Salah satu caranya yakni mengindentifikasi inovasi di setiap daerah. Kemudian melibatkan pihak lain yang tertarik untuk mengembangkannya.

"Kami terus mendorong inovator agar tidak hanya bekerja sampai menemukan inovasi saja, tapi juga mempertahankan," ucapnya.

Supriyantoro menambahkan, banyak wadah yang dapat menampung inovasi baru di bidang kesehatan. Misalnya saja Innovation Awards III 2019, yang mencari inovasi terkait Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), alat kesehatan, dan inovasi ICT (Information And Communication Technology) Kesehatan.

Langkah ini menjadikan inisiatif luar biasa bagi institusi di bidang kesehatan, baik pemerintah maupun swasta. Diharapkan pula dapat meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini